"Itu uang yang sangat banyak hingga Rp60 miliar, jangan menggunakan uang rakyat dan menghambur-hamburkan untuk kebutuhan yang tidak diperlukan saat ini, memaksakan sekali, dan juga saya menyoroti pembangunan jalur sepeda yang mubazir, kalau ujung - ujungnya sepeda bisa di bawa naik MRT, untuk apa di buat jalur sepeda?," ketus Kent.
Lalu, sambung Kent, Pemprov DKI juga berencana membuat 21 JPO pada tahun 2021 ini, dengan mengakomodasi kearifan lokal. Walaupun, ada beberapa JPO yang dibangun dengan dana kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) dari perusahaan swasta.
"Pembuatan JPO yang bagus itu buat apa, apa urgensinya di tengah Pandemi Covid-19. Ada yang harus menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur, jangan trotoar dan JPO, walaupun pembangunan tersebut menggunakan dana KLB, lebih baik dananya dialihkan ke penanganan Covid-19 serta BST warga yang berdampak langsung," tegas Kent.
Oleh karena itu, Kent menyarankan Anies Baswedan agar memberikan catatan kinerja yang baik kepada warga di penghujung jabatannya menjadi orang nomor satu di Jakarta.
"Pak Anies harus pintar pintar membaca situasi pada saat ini, jika fokus dalam bantuan sosial tunai untuk warga saat Pandemi Covid-19 ini, secara otomatis akan bisa mengangkat elektabilitas Pak Anies di akhir penghujung jabatan jadi gubernur," tuturnya.
Di tengah Pandemi Covid-19, kata Kent, masyarakat tidak memerlukan pembangunan infrastruktur, yang dibutuhkan hanyalah bantuan dalam bertahan hidup.
"Jangan fokus terhadap infrastruktur yang tidak penting. Masyarakat tak perlu JPO, masyarakat tak perlu trotoar bagus, dan masyarakat tak perlu Formula E, yang nyata dibutuhkan masyarakat terdampak Covid-19 sekarang ini adalah makan, perut mereka lapar tetapi mereka tidak punya uang untuk makan," pungkasnya.
Perlu diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan menata trotoar di sejumlah ruas jalan Ibu Kota. Penataan mulai dilaksanakan pada triwulan I tahun 2021.
"Untuk mendukung kegiatan strategis daerah peningkatan kualitas fasilitas pedestrian di tahun 2021 ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta merencanakan akan menata trotoar di 10 ruas jalan," tulis Pemprov DKI Jakarta melalui akun Instagram @dkijakarta.
Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta menuturkan penataan awal trotoar akan dilakukan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dimulai dari Jalan Senopati hingga Jalan Suryo, Jalan Woltermonginsidi, hingga Jalan Trunojoyo dan Jalan Gunawarman.
Kemudian, penataan akan dilanjutkan di sejumlah ruas jalan di wilayah lain. Berikut ini rinciannya:
Jakarta Barat
- Jalan Duri Kosambi
