TNI AL Akan Tindak Prajuritnya Yang Duel Dengan Petani di Pesisir Barat Lampung

Rabu 03 Mar 2021, 15:41 WIB
Dievakuasi, anggota TNI AL yang duer dengan petani di Kebun Sawit Di Kabupaten Pesisir Barat. (Poskota Lampung)

Dievakuasi, anggota TNI AL yang duer dengan petani di Kebun Sawit Di Kabupaten Pesisir Barat. (Poskota Lampung)

JAKARTA - Kadispenal Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan, TNI AL akan menindak tegas  egas setiap prajuritnya yang melanggar hukum.

Hal ini dikatakan Laksamana Pertama Julius terkait adanya  anggota TNI AL  Serka Imron bin Yusuf (52), dari Lanal Lampung, duel berdarah dengan Syafe'i bin Ikhwan (58), petani, di perkebunan sawit Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat.

"Pasti kalau bersalah (akan dihukum sesuai aturan yang ada, red)," katanya saat dihubungi lewat pesan singkat, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Anggota DPR RI Muklis Basri Prihatin Aksi Duel Berdarah Oknum TNI AL dengan Petani Kelapa Sawit di Pesibar

Julius mengatakan, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamaa TNI Yudo Margono sangat tegas terhadap pelanggaran.  "Bapak Kasal sangat tegas dengan pelanggaran," ucapnya.

Julius mengatakan, pihaknya akan mencari info dari pihak masyarakat  sejak kapan adanya konflik tanah di Lampung.

"Bahan evaluasai, kita tuntaskan secara proporsional dan objektif agar tidak berlarut," tutup Julius Widjojono.

Baca juga: Waduh! Oknum TNI AL Duel Berdarah dengan Petani Kelapa Sawit

Sebelumnya, telah terjadi duel antara prajurit TNI AL dengan petani di perkebunan sawit Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat.

Keduanya diduga terkait perselisihan lahan sawit seluas dua hektare pada Selasa (2/3/2021).

Keduanya sama-sama luka-luka dan masuk Puskesmas Ngaras dan Puskesmas Ngambur.


Berita Terkait


News Update