JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan dari program transformasi sekolah yang ada sebelumnya.
Dalam peluncuran Program Sekolah Penggerak, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menerangkan bahwa kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini.
Mendikbud mengatakan Program Sekolah Penggerak, diantaranya pertama program kolaborasi antara Kemendikbud dengan pemerintah daerah di mana komitmen Pemda menjadi kunci utama.
'Kedua memerlukan intervensi yang dilakukan secara holistik, mulai dari SDM sekolah, pembelajaran, perencanaan, digitalisasi, dan pendampingan pemerintah daerah, kata Mendikbud, Senin (1/2/2021).
Baca juga: Kemendikbud: Pentingnya Passion dan Goals Saat Memilih Jurusan
Ketiga program yang ruang lingkupnya mencakup seluruh kondisi sekolah, tidak hanya sekolah unggulan saja, baik negeri dan swasta.
Sedang kempat pendampingan program dilakukan selama tiga tahun ajaran dan sekolah melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.
Dan kelima program yang dilakukan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.
Mendikbud, mengatakan bahwa program ini akan mempercepat transformasi pendidikan di daerah.
Baca juga: Mendikbud Nadiem Makarim Resmikan Politeknik Negeri Nunukan
Menurutnya sangat penting adanya tempat untuk saling berkonsultasi merujuk pada kearifan lokal masing-masing daerah sehingga sekolah lebih terinspirasi dalam melakukan perubahan.
“Sekolah penggerak bisa mementor sekolah di sekitarnya dan Sekolah Penggerak akan diberikan sumber daya pendukung. Antar daerah akan saling belajar, karena semangat program ini bukan kompetisi melainkan kolaborasi,” terang Mendikbud. (rizal/tri)
