Empat Tahun Mengontrak, Warga Kelurahan Gedong Berharap Punya Gedung Puskesmas Sendiri

Selasa 02 Feb 2021, 10:39 WIB
Puskesmas Gedong, Jakarta Timur.(ist)

Puskesmas Gedong, Jakarta Timur.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Warga Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengusulkan pembangunan Puskesmas di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2021.

Pasalnya, pelayanan kesehatan yang ada selama ini cukup jauh dan tempatnya juga mengontrak selama empat tahun belakangan ini.

Lurah Gedong Jiji Kusmawan mengatakan, usulan pembangunan Puskesmas Kelurahan ini termasuk satu usulan pembangunan fisik yang diusulkan.

Dimana usulan itu sangat diharapkan warganya untuk memudahkan mereka berobat.

Baca juga: Puskesmas Sudimara Pinang Siap Beroperasi Sebagai RIT Pasien OTG Covid-19

"Karena selama ini letaknya jauh, sehingga menyulitkan warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," katanya, Senin (1/2).

Dikatakan Jiji, selain karena faktor jauh, kondisi bangunan puskesmas yang ada juga sebuah gedung yang dikontrak. Dimana saat ini mereka menyewa bangunan yang ada di Jalan Raya Condet yang jauh dari pemukiman warga.

"Lokasi itu lebih mudah diakses warga Balekambang, dibandingkan warga Gedong," ujarnya.

Sementara untuk lokasi puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, terbilang lebih jauh karena berjarak lebih dari 5 kilometer.

Baca juga: Laboratorium di Puskesmas Setu Perbaikan, Dinkes Tangsel Jamin Pelayanan Test Swab Tetap Berjalan

Atas semua hal itu, warga pun berharap dibangun puskesmas yang letaknya ditengah pemukiman warga.

"Sebenarnya ini usulan sejak empat tahun lalu, namun sampai sekarang belum terealisasi," ungkapnya.

Dan seiring berjalannya waktu, lanjut lurah, sebenarnya upaya untuk memindahkan puskesmas ke lokasi yang dekat pemaukiman sudah berjalan.

Dimana Dinas kesehatan sudah berkordinasi dengan Dinas pendidikan untuk mengunakan lahan yang ada. 

Baca juga: Laboratorium Test Swab di Puskesmas Setu Mengalami Kerusakan, Begini Penjelasan Pegawainya

"Lokasinya di belakang kantor Kelurahan Gedong yang lebih berada di tengah permukiman warga, ada lahan seluas 700 meter yang bisa digunakan. Namun hingga kini belum terlaksana, dan mudah-mudahan tahun ini terealisasi," tukasnya. (ifand/tri)


News Update