Survei FSGI : 49,36% Guru Setuju Sekolah Tatap Muka Januari 2021

Jumat 01 Jan 2021, 14:03 WIB
Pelajar dengan prangkat digital. (ist)

Pelajar dengan prangkat digital. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melakukan survei singkat dengan menggunakan aplikasi google form terkait persepsi para guru atas rencana pemerintah membuka sekolah pada Januari 2021.

Survei dilakukan pada 19-22 Desember 2020 dan diikuti oleh  6.513 responden guru dari sejumlah provinsi, yaitu provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, D.I.Yogjakarta, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Jambi, NTB, NTT,  Papua dan Papua Barat. 

Sekjen FSGI Heru Purnomo, mengatakan para guru dalam survei ini mengajar pada jenjang SMP/sederajat sebanyak 44,52%, yang mengajar jenjang SD/sederajat sebanyak 25,32%; yang mengajar jenjang SMA 15,35% dan jenjang SMK 14,60%.

Baca juga: Dede Yusuf Minta Pemerintah Segera Buka Aktivitas Belajar Tatap Muka

Sedangkan sisanya 0,21% mengajar di SLB (Sekolah Luar Biasa). Adapun wilayah kerja responden mayoritas berada di Pulau Jawa (63,7%), sedangkan di luar Jawa hanya 36,3%. 

"Dari 6.513 responden guru, yang menyatakan setuju sekolah tatap muka pada Januari 2021 sebanyak 49,36%. Namun sebesar 45,27% tidak setuju dan yang menyatakan ragu-ragu sebesar 5,37%," kata Heru Purnomo dalam keterangannya, Jumat (1/1/2021).

Jumlah responden yang menyatakan setuju sebanyak 3215 orang, adapun alasan yang dipilih responden yang setuju sekolah tatap muka dibuka Januari 2021, yaitu : 

Baca juga: DPR: Sekolah di Zona Hijau Boleh Belajar Tatap Muka, Tapi...

(1) Jenuh mengajar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebanyak 22% ;

(2) Materi sulit/sangat sulit dan praktikum tidak bisa diberikan secara daring sebanyak 54% ; 

(3) Sebagian siswa yang diajar tidak memiliki alat daring, sehingga tidak mengikuti PJJ sebanyak 9,3% ;


Berita Terkait


News Update