Penghasilan Ngojek Merosot, Andri Nyambi Jualan Ikan Cupang

Jumat 01 Jan 2021, 22:25 WIB
Andri,driver ojek online.(toga)

Andri,driver ojek online.(toga)

TANGSEL, POSKOTA.CO.ID – Nyambi menjadi pedagang ikan Cupang, merupakan salah satu trik yang dilakukan Andri (27) seorang driver ojek online (ojol) untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Andri yang telah tiga bulan nyambi dagang ikan Cupang, mengaku terbantu perekonomiannya lantaran saat ini penghasilan menjadi driver ojol sangat memprihatinkan. 

"Sudah tiga bulan dagang ikan Cupang. Alhamdulillah ngebantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ujar Andri kepada poskota.co.id, Jumat (1/1/2020). 

Baca juga: Susah Cari Kerja setelah Lulus SMK, Tulang Punggung Keluarga Ini Pilih jadi Driver Ojol

Andri mengaku saat ini penghasilan menjadi ojek online tidak cukup untuk memenuhi biaya kebutuhan hidup. 

Dirinya mengatakan hal tersebut terjadi lantaran berbagai kebijakan pemerintah yang mengharuskan mall dan tempat - tempat keramaian harus tutup lebih awal.

"Mall dan restoran banyak yang diwajibkan tutup pukul 19.00 WIB, hal membuat penghasilan ojek online menjadi berkurang," katanya. 

Baca juga: Fajar Berbagi Kisah Suka Duka Driver Ojol di Jakarta, Pernah Dikeroyok Hingga Dapat Rezeki Nomplok

Dirinya mengaku tidak bisa menolak kebijakan pemerintah dalam hal pembatasan tersebut. 

Menurutnya langkah yang diambil tersebut merupakan solusi yang terbaik agar pandemi Covid-19 cepat berlalu. 

"Untuk mengakali kebutuhan sehari-hari makannya saya sekarang fokus dagang ikan Cupang dulu. Sambil nunggu tarikan sambil dagang," jelasnya. (toga/tri) 


Berita Terkait


News Update