Terkait serapan anggaran, kata Harry, saat ini telah mencapai 87 persen. Ia berharap di akhir tahun 2020 serapan anggaran dapat meningkat hingga 96%.
"Situasi pandemi covid-19 ini membuat balai menjadi tersendat dalam memberikan layanan karena resikonya tinggi. Jadi dari kapasitas 100 persen hanya boleh terisi 50 persen karena social distancing," ujarnya.
Menurut Harry, melalui ATENSI, ada peningkatan penyelesaian permasalahan sosial.
Baca juga: Mensos: Rehabilitasi Sosial Bangun Peradaban Manusia
“Ada peningkatan cukup signifikan, dari target 125 ribu, hingga akhir November 2020 bisa tercapai 212 ribu dari coverage (jangkauan). Penjangkauan tersebut mampu melampaui target karena selama ini penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berbasis keluarga, komunitas bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan berbasis residensial yaitu Balai/Panti Rehabililitasi Sosial,” pungkasnya.(tri)
