SEGALA upaya dilakukan untuk mencegah libur panjang Nataru, tidak menyisakan klater baru.
Kita patut mengapresiasi kebijakan beberapa daerah untuk membatasi pergerakan masyarakat, utamanya mencegah terjadinya kerumunan.
Sebut saja, Satlantas Polres Bogor yang akan menutup jalur Puncak dari para wisatawan. Tujuannya, selain mengantisipasi kepadatan lalu lintas di malam Tahun Baru 2020, juga untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang kian massif.
Baca juga: Jalur Puncak Bogor Ditutup Selama Libur Tahun Baru
Catat! Penutupan total (bukan buka tutup) dilakukan semalaman (12 jam) pada 31 Desember 2020, mulai pukul 18.00 WIB hingga tanggal 1 Januari 2020, pukul 06.00 WIB.
Terhadap pelancong yang sudah berada di.Puncak sebelum penutupan, tentu pengawasan prokes akan ditangani tersendiri oleh pemda setempat beserta instansi terkait.
Imbauan tidak menggelar acara yang menimbulkan kerumunan di malam tahun baru juga disampaikan para kepala daerah mulai dari walikota, bupati hingga gubernur.
Baca juga: Kapolda Irjen Fadil: Kalau Abaikan Kerumunan, Sama Saja Kita Saling Bunuh
Ini menjadi penting terutama untuk wilayah yang masih menjadi penyumbang terbesar penambahan kasus positif Covid, seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Tujuannya sama, mencegah penularan virus corona. Mencegah libur panjang Nataru menciptakan klaster baru.
Tak berlebihan sekitaranya Walikota Bekasi Rahmat Effendi pun mengimbau warganya supaya tidak berkerumun merayakan malam tahun baru 2021.
Baca juga: Walikota Imbau Masyarakat Bekasi Tidak Merayakan Malam Tahun Baru
Mengingat penyebaran virus corona masih marak, sementara kerumunan rentan penularan.
Rahmat menyarankan agar masyarakat melakukan perayaan dengan cara bersyukur dan berdoa agar Indonesia bisa segera bebas dari virus corona.
Jika sejumlah pihak sibuk mencegah kerumunan, di sisi lain ada pihak yang ogah ditertibkan dari kerumunan. Bahkan, marah ketika diperingatkan untuk membubarkan kerumunan.
Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Doni Monardo Minta Warga Liburan Akhir Tahun di Rumah Saja
Seperti kasus di sebuah kafe yang berbuntut pemukulan kepada Lurah Cipete Utara.
Ingat angka positif Covid masih tinggi, semua pihak hendaknya jaga diri dan mawas diri. (*)
