PANDEMI Covid-19 belum berakhir, bahkan angka penularan setiap hari terus naik. Meski pandemi belum berakhir, namun aktivitas masyarakat harus tetap berjalan. Baik aktivitas dalam bekerja, menjalankan bisnis dan kegiatan lainnya yang terkadang harus berinteraksi dengan banyak orang.
Kita harus membiasakan diri dengan perubahan perilaku dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Yang wajib kita lakukan adalah mematuhi protokol kesehatan ‘3M’ yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Di tengah pandemi ini dan di tengah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Ketat, banyak warga yang terpaksa tetap melakukan aktivitas di luar rumah. Seperti, harus bertemu kolega, atau terpaksa berkumpul dengan teman-teman untuk keperluan mendesak.
Nah, supaya tetap aman, kita harus patuh protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Semua aktivitas masyarakat sudah seyogyanya patuh menerapkan ‘3M’. Sama seperti memakai masker dan mencuci tangan, patuh jaga jarak, harus kita jadikan gaya hidup baru.
Sejatinya, selama pandemi ini kita harus menghindari kerumunan, atau menghindari kumpul-kumpul. Tetapi bila tidak bisa dihindari, seperti harus melaksanakan tugas bertemu dengan orang banyak, maka kamu harus melindungi diri dengan mematuhi protokol kesehatan.
Risiko yang dihadapi berbeda-beda, tergantung jumlah orang yang ada di lokasi pertemuan serta luasnya tempat pertemuan. Berkumpul dengan orang lebih sedikit, menghadirkan risiko sedang karena memudahkan untuk menjaga jarak. Pertemuan dengan orang banyak, memiliki risiko tinggi.
Guna meminimalisasi risiko, maka kamu harus menerapkan disiplin kesehatan. Ini dia tipsnya:

1. Tetap Jaga Jarak
Sebanyak apa pun jumlah orang di ruangan yang kamu datangi, tetap pertahankan disiplin jaga jarak, minimal 2 meter dari orang lain. Meskipun acara tersebut acara keluarga, atau berkumpul dengan teman dekat, jangan menganggap situasi aman. Jaga fisik jangan terlalu dekat dengan orang lain. Social distancing dan physical distancing harus tetap diterapkan, karena kita tidak tahu orang-orang di sekitar kita sehat atau tidak.
2. Jangan Ciptakan Kerumunan
Ketika berada di acara yang diikuti orang banyak, baik teman ataupun keluarga, jangan sekali-kali mendekati kerumunan atau menciptkan kerumunan. Tetap jaga jarak, dan bila ingin saling menyapa cukup melambaikan tangan saja. Kalau ada yang mendekat, beri pengertian dan pemahaman bahwa physical distancing harus dipatuhi. Jadi, jika berada di sekitar sekumpulan orang di tempat yang sama, cepatlah menjauh.
Dr. William Schaffner pakar penyakit menular dari Vanderbilt University School of Medicine, Nashville, Tennessee mengatakan jarak 6 kaki atau 2 meter adalah jarak yang aman.
Mengapa ? Karena tanpa batuk atau bersin pun, virus corona bisa menyebar. Lewat mana ? Lewat hembusan nafas orang yang terinfeksi. Ini yang disebut sebagai ‘zona pernafasan’. Patuhilah protokol kesehatan, lindungi diri sendiri, lindungi keluarga.
