Pemprov DKI dan Polda Metro Akan Tindak Tegas Penimbun Pangan

Selasa 03 Mar 2020, 10:40 WIB
Persedian bahan pangan di pasar aman.(dok)

Persedian bahan pangan di pasar aman.(dok)

JAKARTA  -  Pemprov DKI Jakarta memastikan stok pangan di Ibu Kota masih aman. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan melakukan penindakan terhadap oknum yang sengaja melakukan penimbunan kebutuhan makanan.

Karena itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni mengimbau masyarakat tidak resah  dan melarang Panic Buying atau melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan.

"Dalam rangka menegakkan aturan hukum kami bersama-sama dengan Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan instansi terkait akan  menindak oknum  jika terindikasi melakukan penimbunan,  permainan harga dan tindak kecurangan dalam masalah pangan," kata Darjamuni kepada wartawan, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, kebutuhan pangan menjadi urusan tingkat nasional tidak hanya di Jakarta sehingga bagi siapapun yang sengaja melakukan penimbunan akan berurusan dengan hukum.

"Masalah pangan menjadi masalah Nasional sehingga siapa pun yang berlaku curang dan menyalahi aturan yang sudah ditetapkan maka akan kita tindak secara hukum," tegas dia.

Darjamuni memastikan untuk kebutuhan pangan pabrikan masyarakat Jakarta juga diminta tidak khawatir karena stok tetap tersedia dan aktifitas produksi di industri tetap normal berjalan sehingga stok tetap ada di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta sendiri telah memastikan seluruh kebutuhan pokok masih tersedia di sejumlah BUMD Pangan mulai dari beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, daging sapi, ikan, buah-buahan, sayuran, gula pasir, minyak goreng, makanan olah instan seperti indomie dan anekaragam olahan kue dan roti dipastikan tersedia di Jakarta.

"Kepada warga Jakarta kami menghimbau untuk tidak ikut PANIC BUYING (pembelian berlebihan), karena kami pastikan stok pangan tersedia di Jakarta. Stok pangan di Jakarta ada di BUMD Pangan (PT. Food Station Tjipinang Jaya, PD. Dharma Jaya, dan Perumda Pasar Jaya), Bulog, Distributor, Gudang Importir dan pelaku usaha pangan lainnya," tandas Darjamuni. (yendhi/tri)


News Update