JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menilai peraturan kerja dengan kultur dan agama adalah hak yang berbeda yang harus disesuaikan. Hal tersebut diungkapkannya menyusul pelarangan pemakaian celana cingkrang dan cadar di lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Menteri Agama. “Kultur, agama, peraturan kerja adalah hal berbeda yang harus disesuaikan dalam bingkai harmoni, sesuai aturan yang berlaku santun dan tepat,” ungkap Ibas, begitu Edhie Baskoro Yudhoyono biasa disapa, dalam rilisnya, Rabu (6/11/2019). Politisi Fraksi Partai Demokrat ini menegaskan, yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana bersikap baik dan sopan kepada semua insan manusia, dibandingkan hanya melihatnya melalui penampilan. “Yang terpenting adalah bagaimana setiap insan manusia memiliki sifat ahlakul karimah (sikap baik),” tegas Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI itu. Polemik mengenai pelarangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah yang dikemukakan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi ini memang telah menjadi buah bibir publik. Beberapa kalangan pun telah angkat bicara terkait polemik ini. Sebagian kalangan mengingatkan Menag tidak terburu-buru dan berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan. (* /win)
Terkait Celana Cingkrang, Ibas: Yang Terpenting Akhlakul Karimah
Kamis 07 Nov 2019, 01:27 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
OLAHRAGA
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Kick Off 20.00 WIB
HIBURAN
Konser The Weeknd di JIS 26-27 September: Ketahui Akses Transum hingga Area Parkir Kendaraan
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 September 2026 Stabil: Ukuran 23K Dijual Rp2 Jutaan per Gram
Nasional
Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Prabowo Lakukan Langkah Nyata Kendalikan Perubahan Iklim