Ratna Sarumpaet Lupa Pernah Chat dengan Nanik S Deyang

Kamis 25 Apr 2019, 18:56 WIB

JAKARTA - Ahli Digital Forensik Saji Purwanto menunjukkan riwayat percakapan WhatsApp antara terdakwa Ratna Sarumpaet dengan Nanik S. Deyang. Dalam layar yang menunjukkan riwayat percakapan tersebut terlihat, Nanik meminta agar bertemu dengan Ratna Sarumpaet. Mendapati pesan tersebut, aktivis tersebut mengirimkan pesan kepada Nanik agar menemuinya di Jalan Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan. Selanjutnya, Nanik mengatakan kalau ia hendak mencari teman terlebih dahulu. Sebab, ia takut untuk pergi sendiri ke sana. Ratna mengatakan akan menunggu kedatangan Nanik. Disinggung perihal isi percakapan tersebut, Ratna mengaku lupa. Ibu dari Aktris Atiqah Hasiholan ini mengatakan kalau dirinya tidak ingat adanya percakapan semacam itu. Sehingga ia tidak tau maksud ketakutan dari yang disampaikan oleh Nanik. "Ga tau. Yang mana ya itu? Aku malah ga inget ya dia ngirim gitu," ujar Ratna ditemui di sela waktu istirahat persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (25/4/2019). Ia menjelaskan kalau dirinya memang tidak mengingat percakapan tersebut. Namun lanjutnya, hari itu Nanik datang ke lokasi yang dikirimkan oleh Ratna kala itu. Tidak sendirian, Nanik datang bersama sejumlah kawannya dari 08 (pendukung Prabowo Subianto). "Karena dia datang dengan teman-teman dari 08. Tapi saya lupa kalau ada chat gitu," tutupnya. Diketahui, Ratna merupakan terdakwa atas kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait penganiayaan dirinya. Ia ditangkap pada 4 Oktober 2018 lalu. Kini, ia tengah menjalani persidangan terkait kasusnya tersebut di PN Jakarta Selatan. Di mana hari ini, agenda persidangannya tersebut yakni mendengar pendapat dari saksi ahli. Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Thn 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Thn 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya. (cw2/b)


News Update