BEKASI – Ribuan angkutan kota (Angkot) konvensional kian tergusur di Kota Bekasi. Hal ini akibat persaingan dengan angkutan massal maupun online. “Sistem transportasi kota memang harus mengarah ke sistem transportasi massal yang mengutamakan kenyamanan dengan tarif murah,” kata Harun Alrasyid, Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB), Kamis (3/1). Disebutkan, perkembangan ini disadari karena tuntutan kebutuhan dan perkembangan tehnologi. Sehingga, perlu ada solusi jika awak angkutan akan beralih pekerjaan. Harun menyebut ada sekitar 3.000 armada angkot yang beroperasi di Kota Bekasi. Data ini berdasarkan perpanjangan izin KIR dari Dinas Perhubungan. Bisa jadi jumlah ini lebih banyak lagi kalau awak angkot tidak melakukan perpanjangan kir dengan alasan kian sulit. Armen, satu awak Angkot, mengatakan desakan keberadaan angkutan umum memang kian sulit mencari penumpang. Hal ini akibat warga semakin banyak yang punya motor, atau juga jasa layanan online. "Belum lagi di lapangan yang sering macet sehingga bisa tekor kalau dipaksakan narik," katanya. Ketua Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi, Hotman Pane, mengatakan selama 10 tahun terakhir ini, masih ada sebanyak 3.200 armada angkot yang beroperasi di Kota Bekasi. Jumlah ini, semakin menurun seiring dengan perkembangan moda transportasi seperti transportasi online dan semakin banyak jumlah pemilik kendaraan roda dua dan roda empat. “Pasti berkurang saat ini, ada sekitar 1.500 hingga 2.000 armada yang masih beroperasi,” katanya. Harun menyebut konsekuensi para sopir angkot bisa kehilangan mata pencarian. "Harus ada upaya pemberdayaan bagi pemilik angkot dengan membentuk badan usaha yang dapat merger dengan sistem transportasi massal,” ujar Harun. Sementara, Organda mengaku belum mengetahui wacana Pemkot Bekasi yang bakal menambah rute bus Transpatriot ataupun wacana pergantian angkot ukuran mini bus menjadi ukuran bus sedang, seperti bus Transpatriot ini. Di bagian lain, Kepala Bidang Angkutan Kota, Fatihun, mengakui gusuran kepada angkutan konvensional di Kota Bekasi ini. Awal 2018 lalu, ada 3.488 unit angkutan umum dari 35 trayek yang ada di Kota Bekasi. Dari jumlah itu, tinggal 1.204 yang eksisting bisa berjalan. Jumlah yang tidak sampai separohnya. "Angkutan konvensional banyak yang mulai kolaps. Mereka tak mampu bertahan dengan persaingan, disamping juga tuntutan pemenuhan kebutuhan operasional," katanya saat itu. (chotim/tri)
Ribuan Angkutan Kota Konvensional Kian Tergusur di Bekasi
Kamis 03 Jan 2019, 17:07 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Tangerang
Pulihkan Ekonomi Wali Kota Resmikan Penambahan 4 Koridor Operasional Angkutan Kota Si Benteng
Senin 11 Okt 2021, 11:30 WIB
News Update
DPRD Pandeglang Dukung Kejari Bersih-Bersih Program Makan Bergizi Gratis
Kamis 11 Jun 2026, 08:28 WIB
JAKARTA RAYA
Libatkan 104 Mal dan UMKM, FJGS 2026 Targetkan Transaksi Rp16 Triliun
11 Jun 2026, 07:54 WIB
OTOMOTIF
Yadea Tebar Insentif hingga Rp10 Juta di PRJ 2026, Motor Listrik Makin Terjangkau
11 Jun 2026, 07:45 WIB
Nasional
Ekonom Sebut Dampak Kenaikan Pertamax terhadap Inflasi Relatif Terbatas
11 Jun 2026, 07:42 WIB
TEKNO
Poco F8 Ultra Kembali Tersedia di Indonesia, Flagship Gaming yang Sempat Sold Out Kini Bisa Dibeli Lagi
11 Jun 2026, 06:37 WIB
JAKARTA RAYA
Keluhan Driver Ojol Usai Harga Pertamax Naik: Penghasilan Tetap, Pengeluaran Bertambah
10 Jun 2026, 21:29 WIB
JAKARTA RAYA
Harga Pertamax Naik, Pramono Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum
10 Jun 2026, 21:11 WIB
HIBURAN
Anak dan Suami Wendy Lo Siapa? Ini Fakta Keluarga Adik Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu
10 Jun 2026, 19:56 WIB
Daerah
Kembali Raih Opini WTP, Bupati Karawang: Motivasi Perbaikan Kualitas Layanan
10 Jun 2026, 18:53 WIB
HIBURAN
Giorgio Antonio CEO di Perusahaan Apa Saja? Simak Jejak Bisnis Kekasih Sarwendah di Tengah Polemik PT GLI
10 Jun 2026, 18:36 WIB
HIBURAN
Rakin Khan Anak Siapa dan Kerja Apa? Kenali Sosok Pria Malaysia yang Dikabarkan Dekat dengan Fuji
10 Jun 2026, 18:00 WIB
OTOMOTIF
Komunitas Scoopy Kabur Jakarta Padukan Kreativitas dan Riding Aman dalam Satu Acara
10 Jun 2026, 15:55 WIB
JAKARTA RAYA
Pemprov DKI Finalisasi Program Padat Karya, Syarat Utama Wajib KTP Jakarta
10 Jun 2026, 13:19 WIB
OTOMOTIF
DFSK Siapkan Mobil Baru? Penampakan SUV Kamuflase Ini Bikin Penasaran
10 Jun 2026, 12:32 WIB