JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menilai kembalinya saham mayoritas PT Freeport ke tangan Indonesia dinilai sebagai kemerdekaan jilid 2 bagi Indonesia. Pasalnya sejak penandatanganan Kontrak Karya pada 7 April 1967 di era Presiden Soeharto, kata Toni, PT Freeport dikuasai asing. "Penguasaan 51℅ saham Freeport adalah Kemerdekaan Jiild 2 bagi Indonesia. Perampokan tambang Indonesia dimulai ketika mantan mertua Prabowo, Soeharto, menandatangai kontrak karya. Sejak itu, sumberdaya alam Indonesia di kawasan Papua itu dikuasai penuh oleh asing," katanya kepada wartawan, Sabtu (22/12/2018). Dia mengatakan kembalinya saham mayoritas PT Freeport, yakni 51,2 persen yang dimiliki Indonesia melalui PT Inalum dilakukan dalam waktu yang singkat oleh Joko Widodo karena dilakukan pada periode pertamanya menjabat sebagai Presiden. "Dalam tempo singkat, tanpa banyak retorika, Jokowi berhasil mengembalikan sumberdaya alam berharga itu menjadi milik rakyat Indonesia," tandas Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf itu. Presiden Jokowi mengumumkan rampungnya proses divestasi saham PT Freeport di Istana Merdeka, Jumat (21/12/2018). Presiden menyatakan proses pembayaran sudah dilakukan sehingga secara resmi Indonesia melalui PT Inalum memiliki saham mayoritas PT Freeport, yakni 51,2 persen. (ikbal/tri)
Freeport Kembali, PSI: Ini Kemerdekaan Indonesia Jilid Dua
Sabtu 22 Des 2018, 09:51 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
OLAHRAGA
Link Live Streaming Madura United vs Arema FC Malam Ini 6 November 2026, Mulai Pukul 19.00 WIB
OLAHRAGA
Hasil BRI Super League Sore Ini: Dewa United Bungkam PSIM 2-1, Persija Tergeser dari Puncak
JAKARTA RAYA
Wali Kota Bekasi Janji Ganti Pungli Parkir Pasar Baru 2 Kali Lipat, Minta Warga Berani Lapor
JAKARTA RAYA
Cegah Tawuran dan Dorong Aktivitas Warga, Lapangan Multifungsi Manggarai Hampir Rampung