Napak Tilas Resolusi Jihad, Prabowo-Sandi Ziarah ke Makam Gus Dur

Senin 22 Okt 2018, 12:48 WIB

JOMBANG –  Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/10/2018). Kehadiran keduanya disambut ramah oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah. Prabowo tiba lebih dulu baru disusul oleh Sandiaga. Kedatangan keduanya disambut antusias santri yang mengiringi dengan tabuhan marawis. Tak hayal mereka langsung dikerubuti santri yang hendak mengajak salaman dan berfoto bersama. "Assalamualaikum pak selamat datang, silahkan masuk," sambut Gus Solah kepada Prabowo dan Sandi di kediamannya kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Usai terlibat perbincangan hangat dengan Gus Solah, Prabowo dan Sandi langsung melanjutkan melakukan napak tilas resolusi jihad dengan berziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari yang masih berada dalam kompleks Ponpes Tebuireng. Keduanya terlihat kompak mengenakan baju koko putih dan bersarung hijau. Dalam prosesi ziarah tersebut, keduanya didampingi oleh Gus Solah yang juga merupakan cucu Syekh Hasyim Asy'ari. Doa dan tahlil dipimpin oleh KH Ahmad Ainur Rofiq yang merupakan pengajar senior Ponpes Tebuireng di depan makam Syekh Hasyim Asy'ari. Ziarah dilanjutkan ke makam Kyai Wahid Hasyim serta mantan Presiden Republik Indonesia ke 4 yakni KH Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gusdur yang berada dalam satu kompleks Ponpes Tebuireng. "Hari ini adalah hari santri nasional dimana mengenang bahwa pernah lahir sebuah resolusi jihad untuk mendukung kemerdekaan dan itu bagian dari pertempuran 10 November. Jadi menurut kami peristiwa Oktober dan November 1945 adalah bagian penting dalam sejarah kita. Memang 17 Agustus itu adalah proklamasi tetapi ujian kemerdekaan itu ya di Jawa Timur ini pada Oktober dan November 1945," ujar Prabowo. Resolusi Jihad yang dilontarkan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945, kata Prabowo, merupakan dorongan kuat untuk memenangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia "Resolusi jihad itu adalah bukti bahwa ulama adalah pejuang kebangsaan pejuang kemerdekaan, dan ini sekaligus untuk mengingatkan generasi muda bahwa ulama memiliki peran penting dalam memenangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ini sangat penting dan saya merasa sangat dihormati saya bisa hadir di sini pada hari ini," ungkap Prabowo. Ditempat yang sama, Sandiaga turut menyampaikan ucapan terimakasih atas jamuan yang diberikan oleh pimpinan dan pengasuh Ponpes Tebuireng. "Saya ucapkan terimakasih atas silaturahmi ini dan tadi kami lakukan dengan pimpinan dan pengasuh Pondok pesantren Tebuireng di Jombang disini untuk juga berziarah ke makam hadratus Syekh Hasyim Asy'ari. Dan diskusi yang kita lakukan juga juga terkait dengan pengembangan kewirausahaan bagi para santri yang nantinya kita harapkan para santri bisa membuka lapangan pekerjaan," tandas Sandiaga. (yendhi/tri)


News Update