Penari Sintren Cilik Asih Nanda Pukau Penonton Expo Pendidikan 2018

Senin 01 Okt 2018, 15:25 WIB

INDRAMAYU Lenggak-lenggok tubuh penari  Sintren cilik,  Asih Nanda siswi Kelas 5 SDN 1 Brondong, Kecamatan Pasekan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (1/10/18)  menarik perhatian pengunjung Expo Pendidikan 2018 di Alun-alun Pemkab Indramayu. Gerak  tubuh Asih Nanda tampak  serasi dan lemah gemulai. Penari  Sintren itu terus menari diiringi irama  tradisional.  Pada penampilan siang hari di panggung Expo Pendidikan 2018 yang cukup luas itu, Asih Nanda  seakan mampu mengobati kerinduan penonton Sintren yang sengaja datang dari berbagai wilayah. Asih Nanda,  merupakan salah seorang murid SDN 1 Brondong yang sukses sebagai penari Sintren.  Ia seakan telah menjadi generasi penerus kesenian  Sintren yang merupakan kesenian asli masyarakat Kabupaten Indramayu sejak ratusan tahun silam. Di ajang Expo Pendidikan 2018 itu,  selain Sintren,  juga ditampilkan kesenian tradisionil lainnya,  seperti Seni Dolanan Bocah,  Kudang Lumpung dan  Sintren. “Cukup bagus penampilan  penari Sintren  dari SDN 1 Brondong itu. Selain wajahnya cantik, menarinya penuh lemah gemulai,” komentar  Ny.Idah, 49,  salah seorang warga Kecamatan Balongan. Wanita ini sengaja datang ke Alun-alun Pemkab Indramayu, guna menyaksikan  Expo Pendidikan 2018 yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Asih Nanda dilatih guru kelasnya  Nining Runingsih, S.Pd.SD sebagai penari sintren yang berbakat. Asih nanda saat tampil di Expo Pendidikan 2018 tak banyak butuh waktu untuk latihan. Hal itu lantaran Asih Nanda sebelumnya pernah tampil di Gedung PGRI. “Jadi waktu pembinaannya cukup singkat,  hanya 2 bulan. Kalau latihan seriusnya, ya  seminggu sampai dua minggu saja,”  kata Nining Runingsih, S.Pd.SD. Kepala SDN 1 Brondong Kurniati, S.Pd  tak kuasa menahan bangga atas penampilan Asih Nanda di ajang Expo Pendidikan 2018 itu. “Kesenian  Sintren di SDN 1 Brondong  dimainkan  27 anak yang semuanya Kelas 5. Sintren ini merupakan kegiatan Ekstra Kurikuler yang ditangani guru kelas Nining Runingsih,S.Pd.SD,” ujarnya. Ia menambahkan kegiatan Ekstra Kurikuler SDN 1 Brondong selain kesenian Sintren juga  Drum Band, Pencak Silat dan Seni Tari. “Sejak 6 bulan terakhir Saya mendapat tugas menjadi Kepala SDN 1 Brondong,  kegiatan Ektra Kurikuler terlihat  aktif,” ujar Kepala Sekolah yang memiliki 334 murid itu. (taryani/tri) 


News Update