JAKARTA - Memasuki H-5 lebaran, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno memantau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur. Sandi tiba di Terminal Kampung Rambutan pada pukul 10.30 WIB langsung disambut warga yang hendak mudik. Seperti biasa, Sandi tampil santai, mengenakan kaos Polo abu-abu. Ia didampingi Kasatpol PP Yani Wahyu, Kadishub Andri Yansah, dan Kadiskes Koesmedi Prihartono mereka memantau Pos Pam ketupat Jaya 2018. Sandiaga juga memantau klinik kesehatan dan ruang khusus ibu menyusui serta pelayanan cek urine bagi para sopir dan kernet bus yang membawa pemudik. Dia meminta kepa para sopir agar menjaga kesehatan dan tidak ugal-ugalan selama dijalan. "Hati-hati ya pak semoga selamat sampai tujuan jangan memaksakan. Utamakan keselamatan. Kalau capek gantian nyopirnya," kata Sandiaga kepada para sopir yang tengah melakukan tes kesehatan dan cek urine. Sandiaga juga memantau penjualan tiket dengan mendatangi loket-loket penjualan. Sandiaga menanyakan harga-harga tiket. Dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah ada beberapa ratusan PO yang ada di Terminal Kampung Rambutan. "Ada banyak pak di sini, PO jurusan Jawa saja ada 48 Jawa Barat 98. Kalau pakai sistem online udah gak kayak gini, calo juga gak mungkin ada," kata Andri kepada Sandiaga.(Yendhi/us)
Pantau Terminal, Sandi ke Ruang Khusus Ibu Menyusui
Minggu 10 Jun 2018, 12:48 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
TEKNO
Daftar Harga HP OPPO dan realme Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1,8 Jutaan hingga Flagship Rp26 Juta
HIBURAN
Insanul Fahmi Disorot Usai Dikabarkan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Itu Bentuk Ikhtiar untuk Bertahan
JAKARTA RAYA
Harga Tiket Kereta Api Jakarta–Semarang Eksekutif Terbaru, Ini Pilihan Kereta dan Kisaran Tarifnya
Nasional
Dhifla Wiyani Istri Siapa dan Lulusan Mana? Namanya Masuk 14 Calon Hakim Agung yang Lolos Seleksi KY
Nasional
Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9 dan 10, Ini Cara Pemerintah Menentukan Siapa yang Masih Berhak