Bangunan GKI Pasar Gembrong Korban Kebakaran, Jemaat Ibadat Natal di Samping Gereja

Senin 25 Des 2017, 09:53 WIB

JAKARTA (Pos Kota) - Meski bangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Pasar Gembrong Lama, hancur akibat kebakaran beberapa waktu silam, namun kegiatan Kebaktian Natal oleh jemaat tetap berlangsung sebagai mana mestinya. Kalangan jemaat melakukan ibadat di pelataran samping bangunan gereja. Semua bangku dan mimbar dipindahkan keluar untuk menampung jemaat. "Meski bangunan hancur kita harus tetap melakukan ibadat, walaupun harus di luar bangunan," jelas Mertawati, Pendeta GKI Gembrong, Senin (25/12/2017). Bangunan asli gereja tidak bisa dipergunakan lagi karena berbahaya. Bagian atap hancur lebur, hanya menyisakan rangka besi dan puing-puing genteng yang masih menggantung. Maka dari itu ibadat tidak dilakukan di dalam. Mertawati mengatakan bahwa beribadat di dalam bangunan lebih nyaman ketimbang di luar. "Kalau di dalam kan enak, suasananya nyaman, tidak bising. Berbeda dengan di luar, agak berisik karena berdekatan dengan pasar," ujarnya. Kebaktian baru dimulai pukul setengah 09:00 wib. Berdasar pantauan poskotanews.com, sekitar pukul 08:00, jemaat gereja mulai berdatangan dengan jalan kaki. Petugas Bhabinkamtibmas, Babinsa TNI AD, serta aparat lainnya tampak mengamankan suasana di sekitar gereja. Dengan maksud agar pelaksanaan ibadat Natal oleh kaum Nasrani berlangsung aman dan nyaman. "Kami mengamankan sekitar gereja serta rekayasa lalulintas agar tidak timbul kemacetan," jelas Marikin, Bhabinkamtibmas. GKI Pasar Gembrong sudah mulai berdiri sejak tahun 1964. Beberapa kali sudah melakukan renovasi hingga sekarang. Namun, Jumat 8 Desember 2017 lalu terjadi kebakaran di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat dan merembet ke gereja. Bagian atap hangus terbakar. (mo2/sir)


News Update