LAMPUNG (Pos Kota) - Petani di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, mengeluh. Pasalnya, Tanaman padi yang menjadi sumber penghasilan warga diserang hama wereng coklat, Senin (10/2).Penyemprotan racun pembasmi hama yang tidak tuntas diduga menjadi penyebab semakin mengganasnya hama Wereng coklat yang menyerang tanaman padi. Hal itu dikemukakan koordinator pengamat organisme pengganggu tanaman Kabupaten Lampung Selatan, Wawan Suyitno, saat mendatangi lokasi dan melihat langsung tanaman padi yang terkena wereng coklat."Dalam mengatasi dan menanggulangi hama Wereng Coklat, para petani saat melakukan penyemprotan kurang tuntas karena dilakukan satu orang saja," katanya. Menurut dia, seharusnya dalam penyemprotan penanggulangan atau membasmi hama harus dilakukan oleh dua orang, satu orang menyeprot dan satu orang lagi membuka daun agar obat yang disemprotkan itu bisa mengenai hama yang bersembunyi di balik daun padi. Atau bisa dilakukan oleh satu orang tetapi cara menyemprotnya tidak hanya bagian atas daun saja juga dari bawah ke atas. Mengenai ciri-ciri jika padi terserang hama Wereng Coklat, biasanya banyak burung walet di atas tanaman padi. Jika ciri itu diketahui seharusnya petani langsung mengupayakan untuk menanggulangi atau membasminya. Mereka harus jeli dan juga harus tahu cara menanganinya dengan benar. "Upaya-upaya tersebut, harus cepat dilakukan para petani, jika tidak dilakukan tanaman padi tidak hanya rusak tapi para petani juga akan mengalami gagal panen."kata Wawan. Mulyono ,43, petani padi, menjelaskan, setelah mendapat penjelasan, dirinya mengerti cara menyemprot hama Wereng Coklat. "Kami akan menyemprot hama wereng dengan benar agar tanaman padi bisa diselamatkan." ujarnya. (koesma/yo)
Hama Wereng Coklat Serbu Padi Petani
Senin 10 Feb 2014, 14:46 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Fitur DM X Error Massal, Warganet Keluhkan Pesan Pending hingga Disconnected
Sabtu 10 Jan 2026, 17:32 WIB
JAKARTA RAYA
Transjakarta Jelaskan Alasan JPO Sarinah Diaktifkan Kembali, Prioritaskan Disabilitas dan Lansia
10 Jan 2026, 17:21 WIB
HIBURAN
Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Tegaskan Kondisinya Baik
10 Jan 2026, 17:15 WIB
JAKARTA RAYA
BNN Gerebek Pabrik Tembakau Sintetis di Perumahan Tangerang, Tiga Pelaku Ditangkap
10 Jan 2026, 16:06 WIB
JAKARTA RAYA
Seorang Nenek Diduga Curi 16 Baju Disembunyikan Balik Gamis Tanah Abang, Kasus Berakhir Damai
10 Jan 2026, 16:01 WIB
JAKARTA RAYA
Modus Jual Tabung Gas Murah, Residivis Curanmor Gasak Motor Warga di Depok
10 Jan 2026, 15:56 WIB
HIBURAN
Indro Warkop Sebut Pelaporan Komika Pandji Pragiwaksono sebagai Kemunduran Berpikir
10 Jan 2026, 15:49 WIB
JAKARTA RAYA
JPO Sarinah Dibangun Kembali, Warga Nilai Penyeberangan Lebih Aman dan Tertata
10 Jan 2026, 15:39 WIB
OTOMOTIF
AISI Prediksi Penjualan Motor Tembus 6,7 Juta Unit di 2026, Tantangan Mengintai Awal Tahun
10 Jan 2026, 15:26 WIB
JAKARTA RAYA
Dua Pelaku Penusukan di Kemang Ditangkap saat Hendak Kabur ke Luar Pulau Jawa
10 Jan 2026, 15:20 WIB
EKONOMI
Menkeu Purbaya Tarik Dana SAL Rp75 Triliun, OJK Tegaskan Likuiditas Bank Tetap Terjaga
10 Jan 2026, 15:13 WIB
OTOMOTIF
Pasar Mobil Turun di 2025, Toyota, Daihatsu, hingga Hyundai Masuk 10 Besar
10 Jan 2026, 15:12 WIB
EKONOMI
PLN Gelar Promo Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya Listrik di Awal 2026: Berikut Syarat dan Tarif Terbaru
10 Jan 2026, 14:40 WIB
JAKARTA RAYA
Kasus Begal Sopir Ojek di Depok, Identitas Pelaku Belum Terungkap
10 Jan 2026, 14:25 WIB
JAKARTA RAYA
Pemprov Jakarta Bangun Ulang JPO Sarinah, Pelican Crossing Tetap Dibuka
10 Jan 2026, 14:12 WIB