Diterjang Banjir, Tembok Sekolah Roboh

Sabtu 18 Jan 2014, 20:35 WIB

DUREN SAWIT (Pos Kota) - Akibat perbaikan saluran air yang dilakukan Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Timur, tembok pagar SDN 08 Duren Sawit, sepanjang 50 meter roboh. Runtuhnya pagar lantaran genangan setinggi 1 meter yang terus terjadi sehingga menyebabkan tembok tak kuat menahan air. Titin, 52, warga sekitar menyebutkan, robohnya tembok terjadi sekitar pukul 00:00.  "Penyebabnya gara-gara saluran air, rumah kami hampir satu bulan lebih terendam gara-gara perbaikan yang nggak selesai. Sekarang tembok sekolah jadi korbannya," katanya,  Sabtu (18/1). Menurutnya, bila hasil yang didapatkan seperti sekarang ini, lebih baik tak usah ada perbaikan saluran air. Pasalnya, beberapa waktu lalu sebagian warga juga telah melakukan aksi demo atas kondisi yang terjadi. "Sebelum saluran diperbaiki, air memang tergenan tapi dua jam kemudian surut. Sekarang bisa sampai dua hari baru surut," ungkapnya. Kasudin Pendidikan Dasar Jakarta Timur, Nasrudin, mengatakan, sudah mengetahui hal tersebut. Rencananya pihaknya akan meminta pada Sudin PU Tata Air Jakarta Timur agar memperbaiki tembok tersebut. Sebab pemicu ambruknya tembok akibat banjir. Terlebih banjir juga karena saluran air tak berfungsi normal. "Namun kalau tak ada tindak lanjut ya terpaksa kami mengajukan usulan untuk perbaikan. Menggunakan dana APBD 2014, jika tak disetujui maka kita usulkan ke APBD Perubahan 2014," ujar Nasrudin. Menurutnya, kondisi yang sama juga terjadi pada SMPN 202 Duren Sawit. Dimana tembok sepanjang 40 meter itu ambruk diterjang banjir. Tembok yang memiliki ketinggian dua meter itu juga tak mampu menahan derasnya debit air di saluran air yang ada di depan sekolah tersebut. (ifand/yo)


Berita Terkait


News Update