Sarwendah Tegas Membantah Tudingan Terlibat dalam Aksi Demo Desak Boikot Ruben Onsu

Minggu 08 Nov 2026, 09:30 WIB
Sarwendah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. (Sumber: Instagram/@sarwendah29)
Sarwendah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. (Sumber: Instagram/@sarwendah29)

POSKOTA.CO.ID,- Artis Sarwendah akhirnya buka suara melalui tim kuasa hukumnya. Ia menepis segala tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam aksi demonstrasi di depan gedung Trans TV. Aksi tersebut menuntut agar Ruben Onsu diboikot dari televisi.

Demonstrasi itu melibatkan sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa. Peristiwa tersebut berlangsung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Oleh karena itu, pihak Sarwendah merasa perlu memberikan klarifikasi resmi.

Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah menyampaikan bantahan tersebut. Ia memberikan penjelasan melalui unggahan di akun TikTok pribadinya. Unggahan itu dipantau pada hari Minggu 8 November 2026.

"Perlu kami tegaskan bahwa klien kami (Sarwendah) maupun kami selaku kuasa hukum sama sekali tidak terlibat sedikit pun dalam aksi demonstrasi tersebut," ujar Chris.

Baca Juga: Ruben Onsu Tolak Lunasi Sisa Cicilan Rp12 Miliar, Minta Sarwendah Gantian Bayar

Pihak Sarwendah menyatakan kliennya sama sekali tidak tahu menahu mengenai aksi tersebut. Mereka meminta masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas. Selain itu, publik diimbau agar tidak asal menghubungkan persoalan ini tanpa bukti valid.

Chris meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran narasi yang menyesatkan. Ia menilai tudingan tersebut tidak berdasar. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat bersikap lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak mengaitkan klien kami, Sarwendah, maupun kami selaku kuasa hukumnya dengan aksi demonstrasi di Trans TV," katanya.

Bantahan Tegas Terkait Isu Pendanaan Massa Demo Rp 40.000

Selain membantah keikutsertaan, pihak Sarwendah juga menanggapi isu pendanaan aksi. Sebelumnya, sempat muncul tudingan bahwa Sarwendah berada di balik aliran dana demonstrasi tersebut. Namun, kuasa hukum dengan tegas membantah rumor miring itu.

Baca Juga: Ruben Onsu Sindir Aksi Demo di Trans TV: Pertanyakan Bayaran Pendemo hingga Singgung Sarwendah

Chris meminta masyarakat berhenti membangun opini liar. Meskipun demikian, isu mengenai penggerakan massa sempat mencuat ke publik. Ruben Onsu sebelumnya juga sempat mengunggah informasi terkait dugaan penggerakan massa.

Dalam isu yang beredar, seorang narasumber mengeklaim diminta mengerahkan massa oleh seseorang berinisial A. Peserta demo bahkan dikabarkan dijanjikan bayaran sebesar Rp 40.000 per orang. Meskipun demikian, klaim pemberian uang dan identitas penggerak massa tersebut belum terbukti kebenarannya secara independen.

"Jangan membangun opini, menyebarkan informasi yang tidak benar, atau menghubungkan pihak-pihak yang tidak memiliki keterlibatan. Yang jelas kami tidak terlibat, kami tidak terkait. Mohon jangan membangun narasi yang menyesatkan," tegas Chris.


Berita Terkait


News Update