POSKOTA.CO.ID,- Artis Sarwendah akhirnya buka suara melalui tim kuasa hukumnya. Ia menepis segala tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam aksi demonstrasi di depan gedung Trans TV. Aksi tersebut menuntut agar Ruben Onsu diboikot dari televisi.
Demonstrasi itu melibatkan sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa. Peristiwa tersebut berlangsung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Oleh karena itu, pihak Sarwendah merasa perlu memberikan klarifikasi resmi.
Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah menyampaikan bantahan tersebut. Ia memberikan penjelasan melalui unggahan di akun TikTok pribadinya. Unggahan itu dipantau pada hari Minggu 8 November 2026.
"Perlu kami tegaskan bahwa klien kami (Sarwendah) maupun kami selaku kuasa hukum sama sekali tidak terlibat sedikit pun dalam aksi demonstrasi tersebut," ujar Chris.
Baca Juga: Ruben Onsu Tolak Lunasi Sisa Cicilan Rp12 Miliar, Minta Sarwendah Gantian Bayar
Pihak Sarwendah menyatakan kliennya sama sekali tidak tahu menahu mengenai aksi tersebut. Mereka meminta masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas. Selain itu, publik diimbau agar tidak asal menghubungkan persoalan ini tanpa bukti valid.
Chris meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran narasi yang menyesatkan. Ia menilai tudingan tersebut tidak berdasar. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat bersikap lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak mengaitkan klien kami, Sarwendah, maupun kami selaku kuasa hukumnya dengan aksi demonstrasi di Trans TV," katanya.
Bantahan Tegas Terkait Isu Pendanaan Massa Demo Rp 40.000
Selain membantah keikutsertaan, pihak Sarwendah juga menanggapi isu pendanaan aksi. Sebelumnya, sempat muncul tudingan bahwa Sarwendah berada di balik aliran dana demonstrasi tersebut. Namun, kuasa hukum dengan tegas membantah rumor miring itu.
Baca Juga: Ruben Onsu Sindir Aksi Demo di Trans TV: Pertanyakan Bayaran Pendemo hingga Singgung Sarwendah
