Obrolan Warteg: Ayo Persempit Ruang Gerak Mafia Pangan

Kamis 22 Okt 2026, 08:01 WIB
Obrolan warteg hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Obrolan warteg hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

|”Lantas bagaimana kita mempersempit ruang gerak mafia pangan. Kita rakyat yang menjadi korban,” kata Yudi.

“Betul juga. Kalau rasa beras nggak enak seperti biasanya paling komplain kepada pemilik warteg, lalu pemilik warteg kepada pedagang atau distributor.Jawabnya akan sama, dari sononya sudah begitu. Berarti yang di sono yang bikin ulah. Lah yang di sono itulah mafia,” urai mas Bro.

‘Berarti sulit ya memberantas mafia yang selalu memanfaatkan celah dan aturan. Kini dikabarkan muncul modus baru, yani beras fortifikasi. Izin beras tersebut dimanipulasi karena sebagian besar tidak memenuhi syarat,” kata Heri.

Seperti diketahui, beras fortifikasi adalah beras reguler (beras sosoh) yang sengaja ditambahkan zat gizi berupa vitamin dan mineral melalui teknologi pangan untuk meningkatkan nilai nutrisinya.

Tujuannya membantu mengatasi masalah kekurangan gizi mikro,utamanya pada anak-anak yang sedang tumbuh kembang, ibu hamil dan menyusui.

“Coba kalau dimanipulasi, beras seharusnya lebih bergizi, malah tidak bergizi. Kembali rakyat menjadi korban.Tiada daya, kecuali negara hadir melindungi rakyatnya dari praktik mafia angan,” urai mas Bro.


Berita Terkait


News Update