Secara umum, prosesnya mencakup pembuatan akun menggunakan data kependudukan, pengisian biodata, pemilihan instansi dan jabatan, pengunggahan dokumen, serta pemeriksaan kembali sebelum mengirimkan lamaran.
Setelah itu, pelamar perlu memantau hasil seleksi administrasi dan mengikuti tahapan ujian sesuai jadwal. Jangan mengandalkan jadwal tahun sebelumnya karena tanggal dan ketentuan seleksi dapat berubah.
Baca Juga: 10 Poin Pidato Prabowo di Dua Tahun Pemerintahan: Singgung MSCI hingga Target E50 Menuju 2030
Waspada Hoaks Pendaftaran CPNS 2026
BKN telah mengingatkan masyarakat mengenai poster palsu yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 telah dibuka. Informasi semacam ini berisiko dimanfaatkan untuk mengumpulkan data pribadi atau mengarahkan pelamar ke situs mencurigakan.
Karena itu, hindari tautan yang tidak jelas asalnya, jangan membagikan kata sandi atau kode OTP, dan jangan percaya pada tawaran kelulusan melalui jalur khusus.
Kesimpulannya, CPNS 2026 jalur umum belum memiliki jadwal resmi per Oktober 2026. Sambil menunggu kepastian dari BKN dan Kementerian PANRB, calon pelamar sebaiknya menyiapkan dokumen, mempelajari persyaratan, dan berlatih soal seleksi. Pastikan setiap informasi yang dijadikan acuan berasal dari kanal resmi pemerintah, bukan sekadar unggahan media sosial.
