Diketahui, insiden tersebut terjadi saat massa aksi yang hendak membubarkan diri berkumpul di Masjid Nurul Mu'minin di lingkungan kantor Gubernur Kaltim usai gagal bertemu sang gubernur, Rudy Mas'ud.
Namun, ketika akan bubar, para mahasiswa melihat Rudy Mas'ud bersama ajudannya datang ke masjid untuk menunaikan shalat Magrib. Para mahasiswa pun kemudian ramai-ramai bertanya kepada Rudy mengenai alasannya enggan menemui massa aksi pada saat demo.
"Bapak kok tadi nda ditemuin (massa aksi)? Kenapa nggak ditemuin?" tanya si perekam video.
Akan tetapi, ajudan Gubernur Kaltim itu justru mencoba menghalangi para mahasiswa dan bertindak arogan hingga melakukan kontak fisik dengan peserta di sana.
