Kawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta, TNI-Polri Terjunkan Ribuan Personel

Selasa 20 Okt 2026, 11:21 WIB
Kegiatan apel pengamanan dan pelayanan masyarakat yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)
Kegiatan apel pengamanan dan pelayanan masyarakat yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan 9.505 personel gabungan untuk mengamankan 52 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Selasa, 20 Oktober 2026.

Pengamanan tersebut mencakup 26 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengatakan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang harus dihormati dan difasilitasi.

Karena itu, kehadiran aparat di lapangan diarahkan untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Baca Juga: Link CCTV Pantau Demo Hari Ini 20 Oktober 2026 di Monas dan DPR

“Konsep pengamanan kita hari ini, TNI dan Polri, adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi,” ujar Dadang, saat memimpin apel pengamanan dan pelayanan masyarakat yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026.

Dari total personel yang disiapkan, sebanyak 7.660 merupakan anggota Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (Pamdal).

Seluruh personel diminta menjalankan tugas secara profesional dengan tetap memperhatikan situasi di lapangan.

"Aparat ditempatkan di sejumlah titik kegiatan dengan mengutamakan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis," tegas Dadang.

Baca Juga: Jadwal Demo Hari Ini 20 Oktober 2026 di Jakarta: Jam Berapa, di Mana, Apa Tuntutannya?

Dadang juga mengingatkan jajarannya agar mampu mengendalikan emosi dan mengedepankan komunikasi ketika menghadapi dinamika selama kegiatan berlangsung.

Setiap tindakan pengamanan harus dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa personel gabungan harus mampu menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia meminta aparat memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa mengabaikan keamanan dan ketertiban umum.

Baca Juga: Ada Demo Hari Ini 20 Oktober 2026 di Jakarta, Cek Ruas Jalan Berpotensi Macet

“Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta,” terang Deddy.

Selain mengerahkan personel pengamanan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pelayanan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan informasi melalui akun resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro.

Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian juga dapat menghubungi layanan 110.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat, kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya sebagai bagian dari Kerja Melayani Jakarta,” ucap Budi.


Berita Terkait


News Update