Setiap tindakan pengamanan harus dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa personel gabungan harus mampu menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia meminta aparat memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa mengabaikan keamanan dan ketertiban umum.
Baca Juga: Ada Demo Hari Ini 20 Oktober 2026 di Jakarta, Cek Ruas Jalan Berpotensi Macet
“Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta,” terang Deddy.
Selain mengerahkan personel pengamanan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pelayanan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan informasi melalui akun resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro.
Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian juga dapat menghubungi layanan 110.
“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat, kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya sebagai bagian dari Kerja Melayani Jakarta,” ucap Budi.
