Tawuran Manggarai Berujung Penjarahan Konter HP, Pedagang Rugi Rp2 Juta

Senin 19 Okt 2026, 16:34 WIB
Ilustrasi tawuran Manggarai. (Sumber: Freepik/@rawpixel-com)
Ilustrasi tawuran Manggarai. (Sumber: Freepik/@rawpixel-com)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Tawuran antarwarga di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, berdampak pada aktivitas perdagangan warga setempat. Seorang pemilik konter telepon seluler bernama Dimas, 22 tahun mengalami kerugian hingga lebih dari Rp2 juta setelah sejumlah barang dagangannya dijarah dan etalase tokonya dirusak.

Dimas mengatakan, barang yang hilang di antaranya kartu perdana, sekitar empat toples berisi pengisi daya atau charger, serta sejumlah kabel.

Selain kehilangan barang dagangan, kaca etalase konternya juga pecah akibat aksi penjarahan tersebut.

“Kalau ditotal sama etalase yang pecah, kerugian sekitar Rp2 juta ke atas,” ujar Dimas saat kepada awak media, Senin, 19 Oktober 2026.

Baca Juga: Tawuran Manggarai Berulang hingga Kios Dibakar, Pramono Setujui Pembentukan Posko Bersama

Menurut Dimas, keributan berlangsung dalam tiga gelombang, yakni pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB, pukul 10.00 WIB, dan kembali memanas menjelang waktu Magrib dan berujung aksi pembakaran pada sore hari.

Ia menduga, keributan bermula ketika seseorang dari kawasan permukiman lain datang menggunakan sepeda motor dan melontarkan kata-kata provokatif kepada warga setempat

“Awalnya sekitar jam 1 pagi. Nggak tahu lagi mabuk atau apa, dari kampung bawah ada yang bawa motor ke sini, ngata-ngatain anak sini. Terus pecah lagi jam 10 pagi, sama yang sebelum Maghrib itu, yang mulai bakar-bakaran," jelas Dimas.

Saat penjarahan terjadi, Dimas bersama sejumlah orang berada di dalam konter untuk mengantisipasi pelaku masuk ke bagian dalam toko.

Baca Juga: Petasan Picu Tawuran di Manggarai, Polisi Tangkap Enam Terduga Pelaku

Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang dipajang di bagian depan konter.

Beruntung, pintu penutup besi atau rolling door sudah ditutup sehingga barang-barang di dalam toko tidak ikut dijarah. Namun, sejumlah barang yang berada di bagian depan tetap hilang setelah etalase dipecahkan.

“Yang di dalam untung sudah saya tutup rolling door-nya. Makanya masih untung, barang-barang tidak sampai diambil dari dalam,” jelas Dimas.

Dimas menuturkan, pelaku tiba-tiba mendatangi bagian depan konter, memecahkan kaca etalase, lalu mengambil sejumlah barang dagangan.

Baca Juga: Janjian Tawuran Lewat Medsos, 7 Remaja Bersajam di Depok Ditangkap

Ia menyebut tidak ada percakapan maupun peringatan sebelum aksi tersebut berlangsung.

Meski mengalami kerugian, Dimas berharap keributan serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, warga dan pedagang yang tidak terlibat dalam perselisihan justru ikut menanggung dampak dari tawuran tersebut.

“Semoga enggak berulang lagi. Soalnya kita yang kena dampaknya juga di sini. Walaupun kita enggak ikut-ikutan, kita juga kena dampaknya,” tutur Dimas.


Berita Terkait


News Update