KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Tawuran antarwarga di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, berdampak pada aktivitas perdagangan warga setempat. Seorang pemilik konter telepon seluler bernama Dimas, 22 tahun mengalami kerugian hingga lebih dari Rp2 juta setelah sejumlah barang dagangannya dijarah dan etalase tokonya dirusak.
Dimas mengatakan, barang yang hilang di antaranya kartu perdana, sekitar empat toples berisi pengisi daya atau charger, serta sejumlah kabel.
Selain kehilangan barang dagangan, kaca etalase konternya juga pecah akibat aksi penjarahan tersebut.
“Kalau ditotal sama etalase yang pecah, kerugian sekitar Rp2 juta ke atas,” ujar Dimas saat kepada awak media, Senin, 19 Oktober 2026.
Baca Juga: Tawuran Manggarai Berulang hingga Kios Dibakar, Pramono Setujui Pembentukan Posko Bersama
Menurut Dimas, keributan berlangsung dalam tiga gelombang, yakni pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB, pukul 10.00 WIB, dan kembali memanas menjelang waktu Magrib dan berujung aksi pembakaran pada sore hari.
Ia menduga, keributan bermula ketika seseorang dari kawasan permukiman lain datang menggunakan sepeda motor dan melontarkan kata-kata provokatif kepada warga setempat
“Awalnya sekitar jam 1 pagi. Nggak tahu lagi mabuk atau apa, dari kampung bawah ada yang bawa motor ke sini, ngata-ngatain anak sini. Terus pecah lagi jam 10 pagi, sama yang sebelum Maghrib itu, yang mulai bakar-bakaran," jelas Dimas.
Saat penjarahan terjadi, Dimas bersama sejumlah orang berada di dalam konter untuk mengantisipasi pelaku masuk ke bagian dalam toko.
Baca Juga: Petasan Picu Tawuran di Manggarai, Polisi Tangkap Enam Terduga Pelaku
Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang dipajang di bagian depan konter.
