Berbagai penerbit, platform, dan komunitas literasi turut mengambil bagian, seperti Big Bad Wolf Books, Jakarta Book Party, Jnanasastra, Los Buku patjarmerah, Penalis, Rawamangun Concept, Redaksi Nawala, hingga Sekacil. Melalui open mic stage, pengunjung dan peserta diberikan panggung terbuka untuk membacakan karya secara langsung.
Kick-off Gerakan Literasi 5 Abad Jakarta
Tak hanya merayakan karya yang ada, perhelatan ini secara resmi menandai kick-off Gerakan Literasi 5 Abad Jakarta sebuah inisiatif strategis menyongsong peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 mendatang.
Gerakan ini mengundang pelajar, akademisi, penulis, hingga masyarakat umum untuk mendokumentasikan dinamika Jakarta lewat beragam wujud karya tulis, seperti esai, puisi, cerpen, dan catatan pengalaman.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan pentingnya pengarsipan gagasan dalam perjalanan sebuah metamorfosis kota.
"Jakarta bukan hanya kota yang terus dibangun, tetapi juga kota yang terus ditulis, diceritakan, dan diwariskan," ujar Uus Kuswanto dalam sambutannya.
Melalui sinergi antara Dispusip DKI Jakarta, Bengkel Deklamasi, Bank Jakarta, dan pengelola TIM, Piala H.B. Jassin 2026 membuktikan bahwa sastra tidak pernah berhenti di rak buku, melainkan terus mengalir dan membentuk ruang pemikiran generasi mendatang.
