"Keluar toko, bagian bawah ini sudah penuh asap semua, tidak kelihatan apa-apa. Di tengah asap itu, saya dengar orang-orang minta tolong dan jerit-jerit kesakitan. Mereka keluar dari pekatnya asap seperti muncul dari kabut gunung," tuturnya menggambarkan situasi histeris saat itu.
Dampak guncangan ledakan tersebut turut merusak tempat tinggal Alex. Genteng rumahnya berjatuhan dan sebagian area lantai dua dilaporkan ambruk. Kendati seluruh keluarga dan karyawannya berhasil selamat tanpa luka serius, insiden tersebut menyisakan trauma berat.
"Sampai hari ini saya belum bisa tidur sama sekali. Kemarin jam satu malam coba meram, tapi suara ledakan dan bayangan kejadian itu muncul lagi. Langsung terjaga sampai detik ini," ungkapnya.
Baca Juga: Tabung Gas Etilen 52 Kg Ditemukan di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel
Aktivitas Perdagangan Lumpuh Total
Selain trauma psikologis, dampak ekonomi juga langsung dirasakan para pemilik usaha di kawasan Pasar Cimanggis. Mayoritas toko memilih tutup dan menghentikan operasional harian.
Alex mengaku belum bisa kembali mengoperasikan tokonya lantaran pasokan daya dari PLN di sekitar area terdampak masih dipadamkan demi alasan keamanan dan proses investigasi.
"Kalau listrik sudah hidup saya pasti buka. Tapi karena sekarang masih padam total, ya tidak bisa berbuat apa-apa," pungkas Alex. (M1)
