Kepolisian masih mengumpulkan bukti dan memeriksa kondisi di sekitar lokasi untuk mengetahui sumber ledakan.
Meski begitu, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh bom.
“Ini bukan bom. Ini bukan bom, ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami,” kata Susatyo.
Dalam pemeriksaan awal di lokasi ledakan, petugas menemukan sebuah tabung etilen berukuran 52 kilogram.
Temuan tersebut disampaikan Susatyo saat memberikan keterangan mengenai perkembangan penyelidikan.
“Ditemukan sebuah tabung etilen. Tabung etilen 52 kilogram yang panjang, yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah,” kata Susatyo.
Kepolisian dijadwalkan melakukan olah TKP lanjutan dengan melibatkan tim Puslabfor Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Tangerang Selatan.
Di samping itu, pemeriksaan terhadap lima saksi akan membantu penyidik menyusun kronologi serta memperjelas kondisi di lokasi sebelum insiden.
Sementara proses penyelidikan berlangsung, data sementara mencatat 13 orang menjadi korban, termasuk dua orang yang meninggal dunia.
