DPRD DKI Gandeng Pemerintah Victoria Australia, Buka Peluang Beasiswa dan Double Degree

Kamis 15 Okt 2026, 21:47 WIB
DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin. (Sumber: Istimewa)
DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin. (Sumber: Istimewa)

Dukungan senada disampaikan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki. Menurutnya, pengalaman pendidikan internasional sangat penting untuk membekali generasi muda dengan keahlian sektor strategis. Namun, ia mengingatkan agar para penerima beasiswa nantinya kembali untuk mengabdi.

"Ilmu dan pengalaman internasional yang mereka dapatkan harus dimanfaatkan untuk pembangunan daerah. Suatu saat mereka harus kembali untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik," kata Subki.

Baca Juga: DPRD DKI Himbau Mal dan Gedung Swasta Gratiskan Parkir 30 Menit untuk Ojol

Peluang Kolaborasi Kampus Australia di Indonesia

Sementara itu, Commissioner to Southeast Asia Pemerintah Victoria, Naïla Mazzucco, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh kebutuhan pendidikan Pemprov DKI Jakarta.

Victoria memiliki deretan institusi pendidikan unggulan yang fokus pada bidang-bidang industri masa depan, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan siber (cybersecurity), ilmu hayati (life sciences), bisnis, hingga tata kelola pariwisata.

Naïla menjelaskan bahwa kerja sama pendidikan ini tidak hanya terbatas pada pengiriman mahasiswa secara langsung ke Australia, tetapi juga bisa memanfaatkan kampus cabang yang sudah beroperasi di Indonesia.

"Peluang kolaborasi bisa dilakukan melalui institusi pendidikan kami yang telah beroperasi di sini, seperti Monash University Indonesia di Jakarta dan Deakin University Lancaster University Indonesia di Bandung," jelas Naïla.

Berdasarkan data Pemerintah Victoria, saat ini terdapat lebih dari 9.000 pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di negara bagian tersebut. Angka ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap kualitas pendidikan tinggi di Australia.

"Kami sangat menantikan kesempatan untuk bekerja sama secara konkret dengan DKI Jakarta dalam mengembangkan program-program pendidikan ini," pungkas Naïla.


Berita Terkait


News Update