POSKOTA.CO.ID - Di tengah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang masih berlangsung di Bali, muncul praktik penjualan bensin eceran dengan harga fantastis oleh sejumlah oknum tak bertanggungjawab.
Praktik penjualan bensin eceran di Bali dengan harga yang tak masuk akal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengguna media sosial Threads. Para pengguna menyoroti sejumlah oknum yang dengan sengaja menimbun BBM dalam jumlah banyak, lalu dijual kembali dengan harga yang sangat tinggi.
Tak hanya dijual secara langsung, oknum-oknum tersebut juga diketahui menjual bensin eceran dengan harga mahal di media sosial maupun market place.
Baca Juga: Jadwal WFH di Bali Oktober 2026 Sampai Kapan? Cek Ketentuannya Imbas Antrean BBM Mengular
Berdasarkan unggahan yang dibagikan sejumlah warganet, harga BBM yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp50.000 per botol berukuran kurang dari satu liter hingga Rp100.000 sampai Rp200.000 untuk ukuran 1,5 liter. Bahkan, ada yang dijual hingga mencapai harga Rp500.000.
"Lokasi Renon sebelum warung mina, seliter kurang dijual 50 gimana menurut warga?" tulis pengguna Threads dengan kunci @hen***.
"Anj*rr ini bukan bercandaan kan? Harga BBM 100-150 RB per botol 1.5 liter," keluh akun @bra***.
Bensin Eceran Dijual di Facebook dengan Harga Tinggi
Di media sosial Facebook, sejumlah oknum penimbun BBM di Bali menawari bensin eceran dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp65.000 hingga Rp100.000.
Sebagai contoh, BBM Pertamax dijual senilai Rp80.000 dalam kemasan botol air mineral berukuran sekitar 1,5 liter. Selain itu, ada juga yang menjualnya di angka Rp90.000 hingga Rp100.000.
Di sisi lain, ada pula yang menjual pertalite di wadah dengan kapasitas yang sama dengan harga Rp80.000 hingga Rp100.000.
Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Terduga Pengedar Sabu di Lebak, Barang Bukti 55,30 Gram
