POSKOTA.CO.ID - Fenomena downgrade lifestyle atau menurunkan standar gaya hidup ramai dibicarakan di media sosial Threads. Sejumlah warganet membagikan pengalaman mereka menyesuaikan pengeluaran, mulai dari beralih ke produk yang lebih murah hingga menjual kendaraan dan mengubah kebiasaan sehari-hari.
Cerita-cerita tersebut memperlihatkan bagaimana sebagian orang berusaha menyesuaikan kehidupan dengan kondisi keuangan yang mereka hadapi. Perubahan tidak hanya menyangkut kebutuhan tersier, seperti nongkrong dan olahraga, tetapi juga kebutuhan rumah tangga hingga pekerjaan.
Perbincangan ini mencuat setelah sejumlah akun Threads mengajak pengguna membagikan hal-hal yang mereka kurangi atau ubah di tengah situasi ekonomi saat ini.
Baca Juga: Hakim Jatuhkan Vonis 1,5 Tahun Penjara kepada Empat Terdakwa Korupsi KUR BRI Rumbai
Apa Itu Downgrade Lifestyle?
Downgrade lifestyle merupakan istilah untuk menggambarkan perubahan gaya hidup ke tingkat pengeluaran yang lebih rendah. Praktiknya bisa berupa mengganti barang dengan alternatif lebih murah, mengurangi aktivitas berbayar, atau menyesuaikan tempat tinggal dan kendaraan dengan kemampuan finansial.
Dalam unggahan pada akhir September 2026, akun @aliashariakbar mengajak warganet bercerita tentang perubahan tersebut.
"In this economy, apa saja yang sudah kalian downgrade?" tulisnya.
Ia kemudian menceritakan perubahan dalam kehidupannya, dari sebelumnya memiliki mobil Wuling Cortez dan rumah di kompleks perumahan menjadi tinggal di rumah mertua dan menggunakan motor Suzuki Shogun tua.
Unggahan itu diikuti cerita pengguna lain yang mengalami perubahan serupa, meski dalam bentuk berbeda.
Dari Kendaraan hingga Kebutuhan Sehari-hari
Sejumlah cerita yang muncul di Threads memperlihatkan bahwa penyesuaian gaya hidup bisa menyentuh berbagai aspek kehidupan. Berikut beberapa pengalaman yang dibagikan warganet.
1. Menjual mobil dan beralih ke kendaraan lebih murah
Akun @wulan_as17 mengaku menjual Honda HR-V miliknya dan menggantinya dengan mobil jenis low cost green car (LCGC). Pilihan tersebut menjadi salah satu bentuk penyesuaian kepemilikan kendaraan agar lebih sesuai dengan kondisi keuangan.
