Fenomena Downgrade Lifestyle Ramai di Threads, dari Ganti Merek Beras hingga Turun Gaji

Selasa 13 Okt 2026, 19:59 WIB
Fenomena downgrade lifestyle ramai dibahas di Threads, mulai dari perubahan pilihan kebutuhan pokok hingga penyesuaian kendaraan dan pengeluaran sehari-hari. (Sumber: PxHere)
Fenomena downgrade lifestyle ramai dibahas di Threads, mulai dari perubahan pilihan kebutuhan pokok hingga penyesuaian kendaraan dan pengeluaran sehari-hari. (Sumber: PxHere)

Penyesuaian juga dilakukan untuk kebutuhan pokok. Akun @fun_funny28 mengaku beralih dari beras seharga Rp470 ribu menjadi produk seharga Rp370 ribu untuk kemasan 20 kilogram.

Perbedaan harga tersebut menunjukkan bagaimana pemilihan merek dan produk menjadi salah satu cara mengatur pengeluaran rumah tangga.

3. Beralih dari kopi gerai ke kopi sachet

Akun @eve*** menceritakan kebiasaannya membeli kopi dari gerai seperti Tomoro, Fore, dan Starbucks. Kini, ia memilih kopi instan dalam kemasan sachet sebagai alternatif yang lebih terjangkau.

4. Mengurangi aktivitas olahraga berbayar

Akun @psy*** mengaku tidak lagi rutin mengikuti pilates, yoga, dan padel. Ia juga lebih sering mencari produk atau layanan yang sedang menawarkan promosi.

Sementara itu, akun @fzz*** mengungkapkan bahwa keluarganya semakin jarang membeli buah karena merasa harganya mahal, meskipun jumlah anggota keluarga yang bekerja bertambah.

Pendapatan Turun, Pilihan Pekerjaan Berubah

Cerita downgrade lifestyle tidak berhenti pada konsumsi sehari-hari. Sejumlah warganet juga membagikan pengalaman terkait perubahan pendapatan dan pekerjaan.

Akun @gha*** menceritakan bahwa suaminya sebelumnya bekerja sebagai karyawan kontrak di salah satu BUMN dengan penghasilan lebih dari Rp30 juta per bulan. Namun, kontraknya tidak diperpanjang karena efisiensi.

Setelah hampir setahun menganggur, sang suami akhirnya memperoleh pekerjaan baru dengan gaji Rp12 juta per bulan.

Cerita lain datang dari akun @tol***. Ia mengaku sebelumnya bekerja sebagai programmer dengan gaji Rp19 juta, tetapi kini beralih menjadi pengemudi ojek online.

Pengalaman tersebut menggambarkan bahwa penyesuaian finansial terkadang bukan sekadar keputusan untuk menghemat, melainkan juga berkaitan dengan perubahan kondisi pekerjaan.

Baca Juga: Pengamat Berharap Pertemuan Pramono-Kapolda Metro Tak Sekadar Seremonial

Downgrade Lifestyle sebagai Bentuk Adaptasi

Di tengah beragam cerita tersebut, sebagian warganet mengingatkan bahwa menurunkan standar gaya hidup tidak selalu berarti mengalami kegagalan. Akun @wah***, misalnya, memandang perubahan tersebut sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap keadaan.


Berita Terkait


News Update