DPRD DKI Dukung Replikasi Pengelolaan Sampah Terpadu di 11 Sungai Jakarta

Selasa 13 Okt 2026, 16:54 WIB
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin. (Sumber: ddjp)
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin. (Sumber: ddjp)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mereplikasi pola pengelolaan sampah terpadu dari Sungai Ciliwung ke 11 sungai lainnya menuai dukungan dari kalangan legislator.

Pasalnya, cara tersebut efektif menahan dan mengolah sampah dari hulu, sebelum menumpuk di Pintu Air Manggarai.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin mengatakan, fasilitas penyaringan terpadu seperti di TB Simatupang memungkinkan sampah sungai dipilah berdasarkan jenis.

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos dan maggot. Sedangkan sampah anorganik dipadatkan untuk kebutuhan industri.

Baca Juga: DPRD DKI Himbau Mal dan Gedung Swasta Gratiskan Parkir 30 Menit untuk Ojol

“Lebih baik sampah disaring dari hulu agar langsung dipilah dan diolah,” ujar Thamrin, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, sistem tersebut perlu terintegrasi dengan fasilitas pengolahan lain, seperti RDF Rorotan, RDF Bantargebang, dan TPS 3R.

Integrasi tersebut mampu memilah dan menangani sampah sesuai karakteristik. Sampah basah dari sungai tidak bisa diproses di fasilitas RDF. Butuh penanganan awal. Sehingga hasil pemilahan tidak menimbulkan persoalan baru.

Selain membenahi fasilitas pengolahan, Thamrin juga meminta Pemprov DKI memperkuat edukasi masyarakat. Bahkan, penegakan aturan di tingkat rumah tangga.

Baca Juga: Pansus CSR DPRD DKI Tinjau Program Jakpro Minta Perkuat Pemberdayaan UMKM

Optimalisasi Pergub Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga serta penguatan bank sampah dapat mencegah sampah masuk ke saluran air dan sungai.


Berita Terkait


News Update