Pramono menegaskan bahwa pembenahan fisik gedung sekolah harus sejalan dengan jaminan akses pendidikan melalui bantuan sosial seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Fasilitas sekolah yang modern dan memadai dianggap menjadi modal utama membawa Jakarta meraih predikat sebagai kota pelajar terbaik di Indonesia versi QS Best Student Cities 2027.
Baca Juga: 332 Tenant di Blok M Ditata saat Revitalisasi Besar-besaran
Lanjut Rencana Revitalisasi Sekolah
Menatap agenda pembangunan berikutnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengagendakan revitalisasi sekolah untuk Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengonfirmasi ada 8 sekolah yang masuk dalam target penanganan tahun ini terdiri dari 7 sekolah yang didanai murni lewat APBD serta 1 sekolah di kawasan Kebayoran Lama yang pengerjaannya sudah dimulai terlebih dahulu.
“Tahun ini ada tujuh dengan APBD dan yang satu, Pak, yang kemarin Kebayoran Lama. Itu yang kita mulai di tahun ini. Jadi ada delapan, tujuh plus satu,” kata Nahdiana. (M4)
