Kucurkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun, Bank Jakarta Garap Proyek Rumah Informal hingga Bus Listrik Transjakarta

Senin 12 Okt 2026, 20:20 WIB
Penandatanganan kerja sama Bank Jakarta digelar di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta pusat, Senin 12, Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
Penandatanganan kerja sama Bank Jakarta digelar di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta pusat, Senin 12, Oktober 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

Sinergi antar-BUMD turut diperkuat melalui kerja sama PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dan PT MRT Jakarta dalam pengembangan kawasan, properti, serta konsep Transit-Oriented Development (TOD) pada jalur MRT Jakarta East–West.

Selain kerja sama bisnis dan infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi. Hingga akhir 2026, program tersebut direncanakan mencakup 16 kelas dengan total 320 peserta.

Materi pelatihan meliputi bahasa asing, pemasaran digital, pembuatan konten, juru gambar, housekeeping, hospitality, dan kelistrikan. Program ini diharapkan meningkatkan keterampilan serta kesiapan masyarakat memasuki dunia kerja.

Menurut Saefullah, kemitraan lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perkotaan yang modern dan tangguh. “Dari 15 kerja sama tersebut, kami melihat bahwa masa depan Jakarta tidak dibangun secara sektoral, tetapi melalui kemitraan strategis lintas sektor. Sinergi adalah jembatan menuju ekosistem perkotaan yang tangguh, modern, dan mandiri,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update