DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menyatakan bertanggung jawab penuh atas pembiayaan pengobatan dua siswa kelas 3 SDN Tapos 3 yang menjadi korban ambruknya pagar tembok sekolah.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Peserta Didik SD Disdik Kota Depok, Gunawan mengonfirmasi kedua korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat begitu insiden terjadi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kedua murid beruntung tidak mengalami cedera parah dan hanya menderita luka gores ringan.
"Para korban langsung mendapat penanganan medis. Luka-lukanya tidak parah, hanya tergores sedikit," kata Gunawan, Minggu, 11 Oktober 2026.
Baca Juga: 2 Siswa Tertimpa Tembok Roboh di SDN 3 Tapos Depok, Bangunan Tua Diduga jadi Pemicu
Keluarga Maklumi Musibah
Gunawan menyampaikan, pihaknya bersama pihak sekolah telah mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah tersebut.
Pihak keluarga memberikan respons positif dan memaklumi bahwa peristiwa robohnya pagar beton tersebut merupakan musibah yang tidak diinginkan.
Seluruh biaya perawatan dan pemulihan kesehatan kedua murid dipastikan ditanggung penuh melalui skema jaminan kesehatan dan dukungan dinas.
"Respons positif ditunjukkan oleh pihak keluarga yang memahami bahwa peristiwa robohnya pagar beton ini merupakan musibah yang tidak diinginkan siapa pun," ujarnya.
Baca Juga: Perbaikan Trotoar Amblas di Sawangan Pekan Depan, DUPR Kota Depok Bakal Tutup Jalan selama 14 Hari
Struktur Bangunan Rapuh jadi Pemicu
Gunawan membeberkan penyebab utama ambruknya tembok pagar sekolah tersebut dipicu kondisi struktur bangunan yang sudah rapuh termakan usia.
Guna mencegah kejadian serupa, Tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik Kota Depok telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan survei teknis.
Disdik Depok mengupayakan pengerjaan proyek perbaikan fisik infrastruktur pagar sekolah dapat direalisasikan pada 2026.
"Tim Sarpras sudah survei ke lokasi. Targetnya pengerjaan perbaikan pagar bisa dilaksanakan tahun ini," ucapnya.
