Hingga kini, kata Boy, pihaknya masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk dugaan pengejaran antarkelompok pelajar dan kepemilikan senjata tajam.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa serta peran masing-masing pihak yang terlibat.
“Hasil pemeriksaan tidak menemukan luka tusuk atau sabetan senjata tajam, melainkan memar di wajah, terutama dahi, yang diduga akibat benturan benda keras,” terang Boy.
