DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Dua siswa SDN 3 Tapos, Kota Depok, mengalami luka ringan usai tertimpa tembok pagar sekolah yang ambruk pada Jumat, 9 Oktober 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat para murid sedang beristirahat menantikan jam pelajaran olahraga.
Tembok setinggi 2,5 meter dengan panjang sekitar 10 meter itu mendadak roboh dan merobohi area tempat sejumlah siswa duduk.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa tidak ada aktivitas siswa yang memicu kerusakan tersebut, melainkan murni dugaan kondisi fisik bangunan yang sudah tua dan lapuk.
Kronologi Kejadian dan Kondisi Korban
Kepala Sekolah SDN 3 Tapos, Arum Ika Susanti, menjelaskan bahwa insiden berlangsung sekitar pukul 07.27 WIB, tepat setelah para siswa menyelesaikan kegiatan pembiasaan salat Dhuha.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Cegah Paparan Abu Vulkanik, Sekolah Online Diperpanjang
"Sambil menunggu guru olahraga mempersiapkan alat-alat, para murid menunggu dan duduk di samping tembok. Tiba-tiba tembok ambruk dan menimpa siswa," kata Arum saat dikonfirmasi Poskota, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Arum menegaskan, kedua korban tidak sedang bermain atau bercanda secara berlebihan di sekitar lokasi. Usai insiden terjadi, pihak sekolah langsung membawa kedua korban ke klinik terdekat untuk mendapat penanganan medis.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan kedua siswa hanya mengalami luka ringan pada bagian kepala dan punggung.
Setelah mendapatkan perawatan, keduanya telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dan pihak orang tua murid telah memaklumi musibah tersebut.
Baca Juga: PJJ di Jakarta Sampai Tanggal Berapa? Simak Informasi Jadwal Sekolah dari Rumah
Faktor Bangunan Tua
Tembok pagar yang ambruk diperkirakan merupakan bangunan lama yang didirikan sejak akhir 1980-an atau awal 1990-an dan selama ini hanya mendapatkan perbaikan parsial secara tambal sulam.
Menurut Ketua RT 03 RW 02 Kelurahan Tapos, Nurdin, 62 tahun, struktur tembok setinggi 2,5 meter itu memang belum pernah direnovasi total sejak tahun 1988.
Pascakejadian, Dinas Pendidikan Kota Depok merespons cepat dengan menurunkan tim pekerja untuk melakukan perbaikan di lokasi. Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan pemeliharaan telah dimulai.
Proyek perbaikan ini menggunkan anggaran APBD Kota Depok TA 2026 sebesar Rp56.948.640
