POSKOTA.CO.ID - Thomas Sugiarto Oentoro resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Pergantian kepemimpinan Garuda Indonesia dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Dalam perubahan susunan pengurus tersebut, Thomas menggantikan Glenny H. Kairupan sebagai direktur utama.
Sementara itu, Glenny menempati posisi Komisaris Utama, menggantikan Fadjar Prasetyo.
Perubahan tersebut berlangsung ketika Garuda Indonesia masih melanjutkan upaya pemulihan bisnis dan memperbaiki kinerja keuangan.
Berdasarkan data kinerja semester I 2026, pendapatan Garuda Indonesia Group mencapai US$1,80 miliar atau meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode itu, rugi bersih perusahaan juga menyusut 23,2 persen menjadi US$113 juta.
Lantas, Thomas Sugiarto Oentoro sebenarnya anak siapa? Bagaimana latar belakang keluarga, riwayat pendidikan, dan perjalanan kariernya sebelum dipercaya memimpin Garuda Indonesia?
Untuk mengetahui lebih jauh sosok Thomas Sugiarto Oentoro, berikut profil, riwayat pendidikan, dan perjalanan karier direktur utama baru Garuda Indonesia tersebut.
Baca Juga: Diduga Rudapaksa Anak Berkebutuhan Khusus, Pria di Penjaringan Bonyok Diamuk Massa
Thomas Sugiarto Oentoro Anak Siapa?
Informasi mengenai latar belakang keluarga Thomas Sugiarto Oentoro, termasuk nama orang tua dan identitas keluarganya, belum banyak dipublikasikan dalam sumber informasi resmi.
Karena itu, belum ada informasi terverifikasi yang dapat digunakan untuk memastikan Thomas merupakan anak dari siapa.
Kendati demikian, Thomas diketahui lahir di Jakarta pada 8 September 1970.
Thomas memiliki pengalaman profesional di sejumlah bidang, mulai dari keuangan, investasi, pengelolaan risiko, hingga manajemen perusahaan.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, ia telah menempati beberapa posisi strategis di lembaga keuangan dan perusahaan investasi.
Pada 2023, Thomas masuk ke lingkungan Garuda Indonesia sebagai komisaris independen.
Namun, masa jabatannya sebagai komisaris independen tidak berlangsung lama.
Baca Juga: Terminal Kadubanen Diproyeksi Naik ke Tipe A, Pemkab Pandeglang Hibahkan 3.000 Meter Lahan
Pada Februari 2024, Thomas mengundurkan diri seiring dengan penunjukannya sebagai anggota dewan direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA).
Di lembaga tersebut, Thomas menjalankan tugas sebagai Chief Risk Officer selama periode 2024–2025.
Selain pengalaman profesional, latar belakang pendidikan Thomas Sugiarto Oentoro juga menjadi bagian penting dalam profilnya.
Thomas tercatat pernah menempuh pendidikan di bidang keuangan di NYU Stern School of Business, salah satu institusi pendidikan bisnis yang berada di New York University.
Dirinya juga meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari University of Chicago Booth School of Business.
Sebelum berkiprah di INA, Thomas sendiri pernah menempati posisi Vice President Mezzanine Capital Unit di OCBC serta Managing Director di KV Asia Capital.
