POSKOTA.CO.ID - Letkol Inf Arman tengah menjadi sorotan usai heboh kasus dugaan rumah dinas yang digunakan sebagai markas judi online (judol).
Perwira menengah TNI Angkatan Darat (TNI AD) itu diketahui menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) di Satuan Komando Garnisun Tetap I/Jakarta atau Gartap I/Jakarta.
Selain Letkol Inf Arman, sebanyak 11 orang yang disebut sebagai operator dan warga sipil juga diamankan dalam kasus dugaan markas judi online di KPAD Cijantung.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa aparat mengamankan sejumlah orang beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.
“Sebanyak 11 orang yang diduga sebagai operator diamankan, berikut sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP,” kata Donny dalam keterangannya.
Barang bukti yang diamankan terdiri atas 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.
Para terduga operator kemudian dibawa ke Detasemen Polisi Militer
(Denpom) untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Lantas, Letkol Inf Arman sebenarnya asli mana? Simak profil, jabatan, serta informasi lengkapnya.
Baca Juga: Rumdin TNI Dijadikan Markas Judol, KSAD: Enggak Mungkin Pelaku Kita Lindungi
Letkol Inf Arman Asli Mana?
Informasi mengenai asal daerah atau tempat kelahiran Letkol Inf Arman belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah ia berasal dari daerah tertentu di Indonesia.
Adapun informasi yang diketahui adalah Arman merupakan perwira menengah TNI AD berpangkat letnan kolonel.
Ia bertugas sebagai Kepala Seksi Intelijen di Satuan Komando Garnisun Tetap I/Jakarta atau Gartap I/Jakarta.
Jabatan tersebut menempatkan Arman di lingkungan satuan yang memiliki tanggung jawab terkait pelaksanaan tugas garnisun di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Gartap I/Jakarta sendiri merupakan satuan yang menjalankan fungsi garnisun di wilayah Jakarta dan sekitarnya sesuai lingkup tugas serta kewenangannya.
Baca Juga: Sarang Narkoba Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek, Polisi Tangkap 24 Orang
Dalam struktur organisasi militer, jabatan Kasi Intel berkaitan dengan fungsi intelijen di lingkungan satuan.
Namun, rincian tugas yang dijalankan oleh pejabat tersebut perlu merujuk pada ketentuan organisasi dan informasi resmi dari institusi terkait.
Sementara itu, Gartap I/Jakarta memiliki fungsi yang berkaitan dengan penegakan hukum, kepolisian militer, penegakan tata tertib, serta pemeliharaan keamanan sesuai kewenangan yang berlaku.
Pelaksanaan tugas tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan mendukung penyelenggaraan kegiatan militer di wilayah tanggung jawabnya.
Namun, informasi mengenai asal daerah, riwayat pendidikan militer, serta perjalanan kariernya sebelum menjabat sebagai Kasi Intel masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Publikasi mengenai profil seorang perwira militer perlu mengacu pada informasi yang dapat diverifikasi.
