Sosok Pemilik Rumah Dinas TNI Cijantung yang Diduga Jadi Markas Judol Siapa? 11 Orang Ditangkap

Kamis 08 Okt 2026, 13:29 WIB
Ilustrasi - Rumah dinas TNI AD di Cijantung diduga dijadikan markas judol. (Sumber: Pinterest)
Ilustrasi - Rumah dinas TNI AD di Cijantung diduga dijadikan markas judol. (Sumber: Pinterest)

POKSKTA.CO.ID - Identitas pemilik rumah dinas TNI Cijantung menuai perhatian publik setelah viral penggunaan rumah tersebut sebagai markas judi online (judol).

Diketahui, sebuah rumah dinas yang terletak di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) di Jalan Sederhana 7, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur diduga dijadikan sebagai markas judol.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. Personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan kemudian melakukan penggerebekan terhadap rumah tersebut pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Baca Juga: Ada Demo di Jakarta Hari Ini 8 Oktober 2026? Cek Lokasi Aksi dan Link CCTV Terkini

Aksi pengerebekan tersebut pun terekam video dan dengan cepat viral di media sosial. Sontak video tersebut langsung menuai sorotan publik.

Dalam video yang beredar, terlihat ruangan tersebut dipenuhi oleh komputer. Ada juga beberapa orang di ruangan itu yang diduga merupakan operator Judol.

"Wah ini ada yang enggak beres nih, pantesan pagar tinggi. Ini kayak judi online nih. Jangan ada yang keluar rumah ya," kata seseorang yang merekam video tersebut.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan pihaknya bakal menindak tegas jika ada anggota yang terlibat dalam kasus ini. 

"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat," kata Maruli dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari YouTube Kompas TV.

Baca Juga: Dislipidemia 67 Persen di CKG Jakarta, Pakar: Bukan Gambaran Populasi Umum

Lebih lanjut, ia mengatakan akan merespon dengan cepat apabila ada laporan yang masuk mengenai keterlibatan TNI dalam aktivitas ilegal tersebut.

"Kalau kita pasti respon cepat, sudah pasti cepat,"


Berita Terkait


News Update