Berdasarkan keterangan saksi, seorang pria yang mengaku bernama Daniel datang pada Selasa, 6 Oktober sekitar pukul 12.00 WIB dan mengatakan bakal menyewa kamar kos milik Sundiyah.
"Daniel mengaku bekerja di steam depan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB, sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP," jelas Budi.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di SMKN 27 Jakarta, Guru PPPK Dibebastugaskan
Sundiyah pun langsung menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, hingga Kamis, 8 Oktober 2026, pria tersebut tak kunjung datang. Ia pun berniat memeriksa kamar tersebut. Akan tetapi, sebelum itu, seorang penghuni kos di kamar sebelah melapor bahwa ada bau tak sedap dari dalam kamar tersebut.
"Dikarenakan ada bau tidak sedap kemudian Sundiyah menyampaikan kepada saksi tiga yang bernama Noval ,ada bau tidak sedap di kamar yang akan disewa oleh Daniel," kata Budi.
Noval menyarankan agar kamar kos tersebut dibuka bersama orang lain atau ketua RT setempat.
"Informasi itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah ketua RT dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat," tuturnya.
Saat pintu dibuka bersama-sama, tercium bau tak sedap dari dalam kamar dan petugas menemukan mayat perempuan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi terikat. Penemuan tersebut pun langsung dilaporkan ke Polsek Makassar untuk ditangani lebih lanjut.
