HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Kamis 08 Okt 2026, 15:03 WIB
Ketua DPD RI, Sultan Najamuddin (tengah) saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. (Sumber: Istimewa)
Ketua DPD RI, Sultan Najamuddin (tengah) saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID  – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian dan pengabdian nyata kepada masyarakat. Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan: DPD RI Peduli untuk Sesama”, kegiatan tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan digelar di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin, mengatakan donor darah merupakan bentuk sederhana dari empati yang dapat memberikan arti besar bagi kehidupan orang lain. Ia mengapresiasi Sekretaris Jenderal DPD RI beserta jajaran dan PMI yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pimpinan dan Lembaga DPD RI, kami menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal DPD RI beserta jajaran dan PMI. Ketika kita memberikan setetes darah, sesungguhnya kita memberikan sesuatu yang sangat berharga bagi orang lain,” ujar Sultan.

Menurutnya, momentum HUT ke-22 DPD RI harus dimaknai dengan melihat sejauh mana keberadaan lembaga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan daerah. DPD RI tidak hanya hadir melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan pertimbangan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Baca Juga: Peringati HUT ke-22 DPD RI, Sultan Tegaskan Suara Daerah Harus Tentukan Arah Indonesia

“Usia 22 tahun DPD RI harus kita maknai dengan melihat sejauh mana keberadaan lembaga ini dirasakan oleh daerah. Kita tidak hanya hadir dalam kerja kelembagaan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sultan menegaskan, donor darah harus dikembangkan sebagai tradisi dan agenda rutin DPD RI. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap di 38 kantor DPD RI di ibu kota provinsi. Keberadaan kantor DPD RI di daerah diharapkan tidak sekadar menjadi kantor penghubung, tetapi juga menjadi simpul koordinasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Tahun lalu kami menyampaikan agar donor darah ini tidak berhenti, tetapi tumbuh menjadi sebuah tradisi. DPD RI harus memelopori donor darah sebagai agenda rutin yang dilaksanakan secara konsisten dan berkomitmen dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Ia menilai kolaborasi dengan PMI menunjukkan bahwa lembaga negara tidak harus bekerja sendiri dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Kepada para pendonor, Ketua DPD RI juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan meluangkan waktu dan memberikan darah bagi orang lain yang bahkan tidak mereka kenal.

Baca Juga: Darurat Karhutla Kalimantan, DPD RI Dorong Penguatan Restorasi Gambut

“Kami yakin kegiatan sederhana ini dapat membangun budaya peduli, gotong royong, dan bekerja sama untuk kemanusiaan. Semakin besar suatu lembaga negara, semakin besar pula yang dapat kita berikan kepada tanah air. Semoga setetes darah yang diberikan hari ini dapat memberikan kesempatan hidup bagi orang lain,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update