TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Puskesmas Sukasari Kota Tangerang memastikan belum menemukan positif influenza tipe A di wilayahnya meski mencatat sejumlah pasien bergejala serupa, Selasa 6 Oktober 2025.
Dokter Puskesmas Sukasari Kota Tangerang, Fauzi mengatakan pasien dengan indikasi gejala influenza A memang ada, tetapi belum bisa dipastikan positif.
"Kalau kita ngomongin terindikasi mungkin banyak mas. Cuma kalau untuk terkonfirmasi belum ada, jadi kita tidak bisa bilang itu terkonfirmasi. Tapi terindikasi saja," kata Fauzi saat diwawancarai, Selasa, 6 Selasa 2026.
Menurutnya, gejala influenza tipe A memiliki kemiripan dengan flu pada umumnya, seperti batuk, pilek, serta demam tinggi mendadak hingga 38–39 derajat Celsius. Pada pasien anak-anak, gejala ini terkadang disertai dengan masalah pencernaan seperti muntah dan diare.
Baca Juga: Kebakaran Pabrik di Tangerang, Dua Bangunan Terdampak
Ia juga mengatakan ada kenaikan jumlah pasien yang berobat di Puskesmas Sukasari dengan gejala batuk dan flu, khususnya pada dewasa. Namun, hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai positif influenza A.
"Mungkin ada peningkatan di polibatuk, terutama di dewasa sih. Kalau di anak itu tidak terlalu signifikan peningkatannya. Karena memang sekarang kan ada musim kemarau panjang ya mas," ujarnya.
Fauzi juga menjelaskan untuk mengetahui terkonfirmasi influenza A hanya dapat dilakukan melakukan dengan cek laboratorium.
"Kami tidak memiliki alat laboratorium untuk memastikan infeksi influenza tipe A," ucapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Yumelda Ismawir menyampaikan, influenza A hanya dapat dikonfirmasi melalu hasil pemeriksaan laboratorium.
"Sampai saat ini data kasus influenza A yang terkonfirmasi perlu merujuk pada hasil pemeriksaan laboratorium dan laporan surveilans dinkes terbaru," tuturnya.
Yumelda mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dengan penyebaran influenza di musim kemarau panjang.
"Influenza tipe A sebenarnya merupakan salah satu penyebab flu musiman bukan berarti setiap influenza A otomatis lebih berbahaya daripada flu biasa," katanya.
Salah seorang pengunjung Puskesmas Sukasari Kecamatan Tangerang, Nurhayati mengatakan beberapa waktu terakhir lingkungannya terasa lebih mudah sakit.
"Tetangga saya banyak yang sakit, sakitnya begitu, demam, sakit tenggorokan, lemes badannya," ujar dia.
Ia ikut mengkhawatirkan adanya informasi tentang Influenza A.
"Sempat kepikiran juga karena sekarang lagi ramai dibicarakan. Tapi saya juga belum tahu ini sakit biasa atau apa, makanya saya periksa," ucap dia. (M1)
