Panitia juga mengakui kesalahan terkait penggunaan kembang api pada waktu yang mengganggu istirahat warga.
Atas kejadian itu, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga besar dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kejadian serupa.
"Penyelenggara menyatakan permohonan maaf atas nama keluarga besar dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali," tutur Dina.
Namun, kata Dina, mediasi tersebut belum menyelesaikan seluruh persoalan. Warga yang merasa dirugikan menyatakan keberatan dan berencana menempuh jalur hukum terkait dugaan kericuhan dan perbuatan tidak menyenangkan yang terjadi saat penyampaian protes.
"Atas permohonan tersebut para warga yang merasa dirugikan berkeberatan dan akan menempuh jalur hukum," ucap Dina.
