Jakarta Tembus 140 Besar Dunia, Wibi: Kualitas Hidup Warga juga Harus Naik

Selasa 06 Okt 2026, 11:30 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. (Sumber: ddjp)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. (Sumber: ddjp)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jakarta naik signifikan dalam pemeringkatan kota dunia Global Cities Index 2026 versi Oxford Economics. Ibu kota kini menempati peringkat 140 dari 1.000 kota dunia. Melesat dari posisi 287 pada 2024.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengapresiasi capaian tersebut. Kenaikan peringkat menunjukkan Jakarta semakin dekat dengan target sebagai kota global.

“Jakarta naik ke peringkat 140 dunia. Ini pencapaian yang patut diapresiasi,” ujar Wibi, Senin, 5 Oktober 2026.

Posisi Jakarta juga menjadi yang tertinggi di Indonesia. Mengungguli Surabaya, Medan, dan Bandung. Akan tetapi, Wibi mengingatkan Pemprov DKI agar tidak cepat puas.

Baca Juga: Perkuat Aspirasi Warga, DPRD DKI Usulkan Penambahan Kursi dalam Revisi UU DKJ

Menurut dia, status kota global tidak cukup diukur dari peringkat internasional. Harus tercermin dalam kualitas hidup masyarakat.

“Ranking boleh naik, tapi kualitas hidup warga juga harus naik,” tegas Wibi.

Ia menilai, sejumlah persoalan masih perlu pembenahan. Mulai dari transportasi publik, kemacetan, lingkungan, pelayanan publik hingga tata kelola pemerintahan.

“Semua itu masih harus terus kita benahi,” ucap Wibi.

Baca Juga: Transjakarta Masuk Kepulauan Seribu, DPRD DKI Minta Kapal Tradisional Tak Tergusur

Ia menegaskan, DPRD DKI akan menjadikan capaian tersebut sebagai momentum memperkuat pengawasan terhadap kinerja Pemprov DKI.

Harapannya, peningkatan posisi Jakarta tidak berhenti sebagai prestasi statistik. Namun berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, Wibi menargetkan Jakarta mampu menembus 50 besar kota dunia pada 2029.

“Jakarta harus terus naik kelas dan manfaatnya dirasakan warga,” tutur Wibi.

Baca Juga: Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta, DPRD DKI Ingatkan Dampak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan peningkatan posisi Jakarta antara lain ditopang perkembangan sistem dan konektivitas transportasi publik yang telah menjangkau lebih dari 93 persen wilayah.

Jakarta juga mencatat posisi tinggi pada aspek modal manusia di peringkat 23 dan ekonomi di peringkat 59.

Meski demikian, Jakarta masih perlu memperkuat tata kelola pemerintahan, lingkungan, dan kualitas hidup untuk mengejar kota-kota utama Asia Tenggara. Seperti, Kuala Lumpur dan Singapura.


Berita Terkait


News Update